Rabu, 14 April 2021 14:59

Tips Penuhi Cairan Tubuh Saat Berpuasa

Reporter : Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin
Asupan cairan tubuh sangat penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Asupan cairan tubuh sangat penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. [manyfesto.org]

Limawaktu.id - Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh. Saat berpuasa, umat Muslim menahan rasa lapar, haus dan hawa nafsu sejak matahari terbit hingga terbenam.

Berpuasa tidak dapat menjadi alasan untuk mangkir dari aktivitas, baik di dalam rumah maupun luar rumah. Aktivitas itu tentunya selain menguras tenaga juga menguras cairan tubuh. Karenanya saat berpuasa sangat penting untuk memenuhi asupan cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi dan mengganggu kekhusyuan ibadah puasa Ramadhan karena rasa haus yang timbul. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memenuhi jumlah cairan tubuh di tengah ibadah puasa.

Pertama, penuhi asupan cairan dengan mengkonsumsi air putih yang cukup. Agar lebih mudah, gunakan pola 2-4-2 saat mengkonsumsi air putih. Saat sahur, disarankan meminum minimal dua gelas, lalu minimal empat gelas saat berbuka, dan meminum kembali dua gelas saat menjelang tidur. Dengan demikian, tubuh akan terus terhidrasi sepanjang hari.

Kedua, konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak kadar air. Buah-buahan tersebut antara lain semangka, apel, pir, jeruk, dan buah-buahan berair lainnya. Bahkan kita juga dapat mengonsumsi air kelapa yang sudah terkenal dengan kemampuannya menghidrasi tubuh. Dengan demikian, kita mendapatkan lebih banyak asupan cairan tubuh untuk bekal menahan haus saat berpuasa.

Ketiga, konsumsi makanan yang berkuah. Sayur yang berkuah seperti sop dan kacang dapat membantu menambah cairan tubuh. Namun perlu dipastikan bahwa kuahnya tidak banyak mengandung minyak karena minyak dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Selain mengandung banyak air, sayuran tentunya lebih bergizi sehingga kita bisa mendapat dua manfaat sekaligus.

Keempat, mengonsumsi susu skim. Dilansir dari IDN Times, penelitian yang dilakukan McMaster University di Kanada menunjukkan bahwa susu skim ternyata lebih efektif dibanding dengan air dalam mengembalikan cairan tubuh. Hal ini dikarenakan susu skim mengandung protein dan elektrolit yang membantu tubuh terhidrasi. Meskipun demikian, kita perlu tetap mendahulukan minum air putih, barulah setelah itu dibantu dengan susu atau air kelapa.

Kelima, hindari memakan makanan dengan kadar garam, gula dan minyak berlebih terutama saat sahur. Ketiga jenis makanan tersebut justru membuat cairan tubuh lebih cepat "menguap". Jika kita sudah merasa haus beberapa jam setelah sahur, mungkin itu adalah salah satu penyebabnya. Jadi saat sahur hindari makan gorengan atau makanan yang manis-manis.

Baca Lainnya

Topik Populer