Selasa, 4 Mei 2021 20:11

Tips Membesarkan Anak Kucing Selama Masa Keemasannya

Reporter : Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin
Anak kucing membutuhkan perlakuan khusus di masa pertumbuhan pada usia 0-6 minggu.
Anak kucing membutuhkan perlakuan khusus di masa pertumbuhan pada usia 0-6 minggu. [vets4pets.com]

Limawaktu.id – merawat anak kucing memerlukan usaha atau effort yang lebih, karena pada masa kecilnya inilah karakter dan kepribadian kucing dibentuk. Kualitas asuh anak kucing akan sangat berpengaruh pada hari-hari dewasanya nanti. Enam minggu pertama usia kucing disebut sebagai masa keemasan, di mana selama periode ini anak kucing mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

Namun di sisi lain, mereka juga rentan mengalami masalah kesehatan dan parasite seperti kutu, infeksi saluran pernafasan atas (URI), dan komplikasi berbagai masalah lain yakni Fading Kitten Syndrome (FKS) alias memudarnya warna bulu kucing yang bisa membahayakan hidupnya. Oleh karena itu, selama fase enam minggu ini pemilik harus benar-benar memperhatikan asupan makanan, perilaku, dan lingkungan sekitar si anak kucing.

Berikut ini Limawaktu.id sajikan tips-tips membesarkan anak kucing yang bisa dilakukan selama masa keemasan enam minggu ini, dirangkum dari Kompas.com.

1.    Pada minggu pertama, anak kucing akan fokus pada asupan makan dan pertumbuhan. Pastikan ia selalu mendapat air susu dari induknya, dan berat badannya akan bertambah, juga perubahan fisiknya akan sangat pesat.

2.    Di minggu kedua, anak kucing akan bertambah berat hingga 10 gram per hari. Matanya akan mulai terbuka sepenuhnya pada usia 9-14 hari. Meskipun begitu, penglihatan kucing masih buram karena pupil matanya masih belum dapat berkontraksi secara otomatis. Sebaiknya, lindungi kucing dari cahaya yang terlalu terang. Selain indera penglihatan, penciuman kucing juga mulai berkembang. Ia akan bereaksi saat mencium aroma yang asing baginya.

3.    Di minggu ketiga, saluran telinga anak kucing akan terbuka sepenuhnya. Sistem pencernaan mengalami perkembangan sehingga ia sudah mulai bisa BAB dan BAK secara mandiri. Anak kucing juga akan mulai berkeinginan mengenal lingkungan sekitar. Bawa ia keluar kandang sembari melatih berjalan.

4.    Pada usia satu bulan, indera penciuman anak kucing sudah sepenuhnya berfungsi dan berkembang. Selain itu, giginya akan mulai terlihat. Di usia empat minggu ini anak kucing akan lebih banyak berinteraksi dengan saudaranya.

5.    Di minggu kelima, anak kucing sudah dapat mengonsumsi makanan kalengan untuk anak kucing. Pilihlah merek makanan kucing yang berkualitas. Para peternak kucing memberikan makanan ini kepada induk kucing, dan anak kucing akan belajar memakan makanan yang sama dengan induknya.

6.    Usia enam minggu adalah klimaks dari masa keemasan anak kucing. Di fase ini, anak kucing mulai bereksperimen dengan mencicipi segalanya. Ia juga sudah bisa dilatih untuk masuk ke kotak kotorannya sendiri. Untuk itu, pemilik disarankan menggunakan kotak kotoran dengan tinggi hanya 3-6 cm, agar anak kucing bisa masuk dan keluar tanpa kesulitan. Namun pemilik masih harus waspada dengan tingkah laku anak kucing yang doyan mencicip-cicip ini, karena bisa saja ia memakan zat yang berbahaya.

Pada akhirnya, anak kucing sudah bisa berlari, menerkam dan melompat dengan gerakan yang lincah dan menggemaskan. Perlu dicatat pula bahwa anak kucing yang aktif akan mudah kelelahan dan tertidur dengan cepat. Selalu kontrol tingkah laku mereka agar tidak mengalami kelelahan.

Baca Lainnya