Kamis, 23 September 2021 15:40

Sanggar GAP Cimahi Bakal Berlaga di Ajang Nasional Pasanggiri Tari Galuh Pakuan V

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Setelah sukses memboyong Piala Kemekominfo di ajang Pasanggiri Galuh Pakuan IV Tingkat Nasional tahun lalu, kembali Sanggar Gondo Art Production (GAP) Cabang Cimahi bakal mengikuti ajang serupa pada Oktober 2021 mendatang. Hal itu mengemuka saat digelarnya audensi pengurus Sanggar GAP Cimahi di ruang rapat Disbudparpora Kota Cimahi pada Kamis (23/9/2021).

Ketua Sanggar GAP Cabang Cimahi Pipih Babuy mengungkapkan, kedatangannya ke Disbudparpora, selain untuk bersilaturahmi, juga untuk memberitahukan jika sanggar yang dipimpinnya akan kembali mengikuti pasanggiri yang akan digelar untuk kali kelima di ajang Galuh Pakuan V tahun ini.

“Kami melakukan audensi ini agar Pemkot Cimahi khususnya Disbudparpora mengetahui apa yang telah kami lakukan  dan prestasi yang telah kami raih tahun lalu,” ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya selain silaturahmi juga ingin mengajak kepada Disbudparpora untuk mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Sanggar GAP dalam waktu dekat, yaitu Pasanggiri tari Galuh Pakuan V yang akan dilaksanakan di Kabupaten Subang pada Oktober mendatang.

“Mereka yang ada di Disbudparpora akan mendukung kami sebagai wakil Kota Cimahi di kegiatan pasanggiri nanti,” katanya.

Sanggar tari bentukan pelaku seni Tari Jaipong Mpap Gondo ini telah meraih berbagai prestasi melalui gerak gemulai nan lincah para murid-muridnya di berbagai panggung tingkat nasional, di antaranya Juara 1 Pasanggiri Jaipong dalam helatan Jabar Fair 2018, juara utama di Festival Lomba Tari Lokal Kontemporer Tingkat Nasional, dan yang terbaru adalah Juara 1 Rampak Dewasa dalam Festival Tari Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri IV Tingkat Nasional yang digelar pada Desember 2020 lalu.

“Kami sudah tiga puluh tahun lebih, Alhamdulillah sampai sekarang masih eksis, ditambah dengan adanya penambahan jumlah siswa dan realita dari sisi prestasinya,” jelasnya.

Klinik Tari GAP ini, dikatakan Pipih sapaan akrabnya, dinamakan klinik untuk membedakan GAP dengan sanggar-sanggar Tari Jaipong lainnya, sehingga lebih menonjol. Tidak hanya berbeda dari namanya, Tari Jaipong yang diajarkan di GAP juga berbeda karena merupakan hasil eksplorasi lebih jauh dengan sentuhan modern.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi Nur Saleh mengapresiasi prestasi yang diperoleh Sanggar GAP Cimahi yang telah menjuarai Pasanggri Tari Galuh Pakuan IV tahun lalu.Pihaknya juga mendukung agar GAP bisa kembali ikut serta dalam kegiatan yang sama di tahun yang kelima pada Oktober mendatang.

“Kami sangat apresiasi kepada Sanggar GAP mudah-mudahan saat Pasanggiri tahun ini bisa meraih sukses seperti yang diharapkan, “ pungkasnya.     

 

Baca Lainnya

Topik Populer