Kamis, 25 Januari 2018 11:53

Sudrajat: Orang Sunda dan Islam di Jawa Barat Tidak Berdaulat

Reporter : Jumadi Kusuma
Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) H. Sudrajat.
Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) H. Sudrajat. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Orang Sunda yang 73 % di Jawa Barat tidak berdaulat, orang Islam yang 93 % di Jawa Barat tidak berdaulat, sekarang secara ekonomi nasional kita tidak berdaulat, demikian pernyataan Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) H. Sudrajat saat silaturahmi dikediaman Agung Suryaman Ketua KADIN Jabar, Jl. Soekarno-Hatta No. 506 Kota Bandung, belum lama ini.

"Maaf saya bukan SARA (Suku Agama Ras Antar Golongan, red.), bukan etnis, bukan primordial, tapi keadilan itu harus ditegakkan, keseimbangan itu harus ada, kita jangan dikelabuhi oleh  masalah minoritas, isu SARA dan sebagainya, tidak dibohongi. Ini kenyataan republik. Ada satu keberpihakan", tandas Sudrajat yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS dan PAN pada Pilgub Jabar 2018.

Baca Juga : Pentolan Partai Koalisi & Artis Akan Turun Langsung di Kampanye Sudrajat-Ahmad Syaikhu

Terkait masalah ketimpangan ekonomi nasional dan kondisi pendidikan, "Kita pemegang saham 95 % tapi yang menentukan CEO nya batur (orang lain, red.), finance officer nya orang lain, tidak bisa !. Matak kudu palinter (makanya harus pada pintar, red.). Untuk pendidikan, pengangguran dari universitas lebih dari 5% nganggur, SMK lebih dari 16 % nganggur, belum yang SD dan SMP", tutur Sudrajat yang diamini para pendukungnya.

Untuk itu kata Sudrajat partisipasi politik harus dibangun di Jabar, "Makanya partisipasi politik di Jawa Barat harus dibangun oleh rakyat, kenapa harus bepolitik karena kita harus menentukan nasib kita sendiri", pungkasnya.  

Baca Lainnya