Rabu, 18 April 2018 16:59

Serbuan TKA Cina, Imperialis Gaya Baru?

Reporter : Jumadi Kusuma
Tenaga Kerja Asing asal Cina.
Tenaga Kerja Asing asal Cina. [Net Edited]

Penulis: De Fatah, Alumnus Universitas Islam Bandung (UNISBA)

Cina menguasai surat utang Amerika US$ 1.15 Trilyun. Apakah otamatis Amerika dicaplok oleh Cina? Tidak.

Baca Juga : Polemik TKA China yang Larang Warga Mandalasari Lewat Proyek KCIC

Arab investasi di china 870 Triliyun. Apakah rakyat Cina terkencing-kecing merasa dijajah oleh Arab? Tidak.

Amerika Investasi 122 Triliyun ke Singapore, apakah warga Singapore otomatis jadi antek asing ? Tidak.

Sebanyak 252.000 TKI bekerja di Taiwan. Apakah rakyat Taiwan merasa dijajah Indonesia ? Tidak.

Jumlah TKI yang bekerja di Cina 81.000, sementara TKI di Hongkong 153.000, di Macau 16.000, apakah rakyat Cina, Hongkong dan Macau merasa di jajah oleh Indonesia ? Tidak.

tka yang bekerja di Indonesia sebanyak 74.183 orang. Sementara 21.271 ribu di antaranya berasal dari Cina, disusul Jepang dan lain-lain. Tapi sebagian dari kita sudah terkencing-kencing merasa dijajah oleh Cina.

Mengapa rakyat negara-negara dimana TKI kita bekerja tersebut bisa bernalar dengan benar? Karena mereka bisa membedakan antara bisnis dengan kedaulatan negara.

Dunia abad XXI tidak dipetakan lagi oleh suku, ras dan agama. Masyarakat modern sudah tidak mempermasalahkan lagi perbedaan keyakinan. Mereka bersama-sama membangun peradaban.

Di sini tidak begitu. Yang didahulukan hanya kebencian karena takut berkompetisi dan kalah dalam persaingan hidup.

Kemudian dibalut dengan pemahaman sempit agama. Maka brojol lah gerombolan penghina Jokowi, pemuja Arab sambil membenci Cina.

Baca Lainnya