Jumat, 3 November 2017 11:31

Habis Suami Majulah Isteri, Dalam Kontek Demokrasi Tak Masalah

Reporter : Jumadi Kusuma
Arlan Siddha, pengamat politik Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi
Arlan Siddha, pengamat politik Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi [Limawaktu]

Limawaktu.id - Naiknya Hj. Elin Suharliah Abubakar sebagai bakal calon bupati Bandung Barat,  menghangatkan isu politik dinasti, dan  dijadikan amunisi kampanye hitam yang cenderung menyerang personal dan tidak memiliki pijakan konstitusional serta menafikan hak azasi manusia,  dimana seseorang memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih terlepas dari latarbelakang keturunan atau keluarga.

Faktanya, dinegara kampium demokrasi sekalipun seperti Amerika Serikat, fenomena tersebut terjadi dan tidak menjadi parameter kemajuan demokrasi suatu negara.

Terkait fenomena tersebut,  pengamat politik Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi Arlan Siddha, S.Ip, M.A  menyatakan, dalam konteks demokrasi hal tersebut tidak menjadi masalah karena setiap warga negara memiliki hak untuk dipilih dan memilih,."Namun secara etika politik dinilai kurang baik karena cenderung akan membentuk dinasti dimana kekuasaan hanya berada pada lingkar keluarga terdekat, " katnaya, Jum'at (3/11).

Meskipun seperti itu, kata dia,  tidak ada jaminan juga seseorang yang menyalonkan diri dari keluarga kepala daerah sebelumnya memang banyak juga yang kemudian kalah, sejauh ini tidak ada regulasi yang melarang hal tersebut.

Dikatakan Arlan, Isu politik dinasti tersebut menjadi amunisi untuk kampanye hitam,sebuah upaya untuk merusak atau mempertanyakan reputasi seseorang. “Dengan mengeluarkan propaganda negatif, bisa untuk perorangan bisa untuk kelompok dan kampanye hitam yang terjadi di Indonesia cenderung menyerang personal dan tidak memiliki validitas akurat, " jelasnya. (jk)

Deni MJ
Deni MJ

Teu nanaon, ngan nanaonan rek kitu wae ??????

4 November 2017 2:21 Balas

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Eummmmm

3 November 2017 9:04 Balas