Selasa, 2 Januari 2018 16:29

Awali Tahun Baru, Kang Dedi Kunjungi Bang Deddy...

Kang Dedi dan Bang Deddy.
Kang Dedi dan Bang Deddy. [Net]

Oleh : Mahya Lengka, Penulis Lepas Tinggal di Bandung

Malam 1 Januari 2018, saat penduduk bumi memperingati dan merayakan malam pergantian tahun (Tahun Baru), di Purwakarta, Kang Dedi mengadakan acara rutin tahunan setiap malam tahun baru, yakni acara tukar nasib antara para pejabat Pemkab Purwakarta dan para pegawai kebersihan.

Sebagai bupati yang memiliki gagasan tersebut dan sudah rutin mengadakannya tiap malam tahun baru, Kang Dedi sendiri selalu ikut dalam acara tukar nasib. Ia menjadi pegawai kebersihan, menyapu, memungut sampah, dan melayani para pegawai kebersihan yang malam ini berganti posisi sebagai pejabat, dengan pakaian pejabat, dan dilayani dengan hormat.

Acara yang diawali oleh al-fatihah dan doa ini menjadi semacam monumen tahadduts binni'mah dan mentradisikan kepedulian pada sesama, yang digerakkan secara struktural dan ditradisikan secara kultural.

Acara tukar nasib di Purwakarta ini, tadi malam menjadi trending topic di dunia maya. Mengapa? Salah satunya tentu saja karena unik, bermanfaat dan humanistik. Kalau acara pesta kembang api yang orang-orang adakan di berbagai tempat itu biasa, tidak aneh, mainstream, dan cenderung hambur-hambur uang. Tetapi kalau acara tukar nasib, ia bukan saja menarik, tetapi juga bermanfaat dan mengajak orang mempedulikan sesama. Karenanya wajar jika acara ini menjadi trending topic.

Acara tukar nasib itu membahagiakan para pegawai kebersihan. Sebab mereka bukan saja dipedulikan, tetapi juga dimuliakan. Membahagiakan sesama adalah amalan paling utama. "Amalan paling utama adalah memasukkan rasa bahagia kepada sesama Mukmin," sabda Nabi yang agung.

Itu acara tadi malam, malam tahun baru. Nah, besoknya, tanggal 1 Januari siang, Bupati sejuta inovasi ini menjalani ajaran Nabi tentang silaturahim. Dari Purwakarta, Kang Haji berkunjung ke Bandung, menemui sosok yang lebih senior, yakni Deddy Mizwar, yang besar kemungkinan akan berpasangan dengannya dalam Pilgub Jabar nanti.

Inilah, Kang Haji menemui Bang Haji. Sebagai sosok yang lebih muda, adabnya memang harus menemui yang lebih tua. Di antara adab dalam Islam adalah menyayangi yang lebih muda, dan menghormati yang lebih tua. "Bukan dari kami orang yang tidak menyayangi yang lebih muda dan tidak menghormati yang lebih tua," sabda Nabi Saw.

Bersilaturahim itu ibadah. Menghormati yang lebih tua juga ibadah. Setelah menutup tahun lama dengan membahagiakan sesama, maka kini memulai tahun baru dengan bersilaturahim dan menghormati yang lebih tua. Ketiganya adalah amal ibadah yang utama dalam Islam.

Jadi, menutup tahun lama dengan ibadah, dan mengawali tahun baru dengan ibadah. Semoga hidup kian berkah dan selalu menjadi jalan menyebarkan kebaikan bagi sesama.

Banda ukur titipan...

Pangkat ukur pupulasan...

Awak ukur sasampayan...

Hirup ukur sasampeuran...

Wilujeng Warsih Anyar...

Sampurasun...

Baca Lainnya