Kamis, 5 April 2018 13:09

Agresifnya Geng Motor Dimata Psikolog

Reporter : Fery Bangkit 
Illustrasi
Illustrasi [Pixabay]

Limawaktu.id - Aksi brutal geng Motor masih menjadi fenomena menakutkan di masyarakat.

Terbaru, aksi segerombolan bermotor itu melakukan aksinya pada akhir pekan kemarin di sekitar Jalan Kebon Kopi, Kota Cimahi. Akibatnya, empat orang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena sabetan senjata tajam.

Baca Juga : Anggota Geng Motor Aniaya Korban Hingga Tewas

Mencermati fenomena tersebut, Psikolog Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi Miryam Aryadne Sigarlaki menilai, aksi-aksi yang dilakukan geng motor sangatlah Agresif.

"Secara psikolog itu memang sudah termasuk perilaku agresif," kata Miryam saat dihubungi via pesan singkat, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, aksi brutal yang dilakukan sekumpulan geng motor yang diisi para remaja ini merupakan cara mereka untuk mencari Identitas dan pengakuan.

"Namun mereka tidak sadar yang mereka lakukan itu adalah salah, bahkan kriminalitas," tutur Miryam.

Lebih parahnya lagi, kata Miryam, geng bermotor ini cenderung sadar ketika melakukan aksinya. Namun, untuk eksistensi, mereka lebih nekat melakukan aksinya.

Menurut Miryam, biasanya dalam geng bermotor itu ada semacam pengaruh tertentu yang membuat mereka harus patuh dan tunduk.

"Saya tidak tau pasti apa dan bagaimana doktrin tersebut sampai harus melakukan kekerasan," tuturnya.

Jika sudah seperti itu, lanjut Miryam, peran orang terdekat seperti keluarga sangatlah penting. Pasalnya, keluarga bisa menjadi benteng bagi Psikologi pelaku geng motor.

"Pola pengasuhan orang tua serta agama. Kemudian sistem di lingkungan dan masyarakat harus support," tandasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer