Senin, 1 Februari 2021 21:20

Abah Irun, Tukang Cukur Keliling yang tak Pasang Tarif

Reporter : Wawan Gunawan
Abah Irun sedang memangkas rambut seorang anak kecil
Abah Irun sedang memangkas rambut seorang anak kecil [DediMulyadi instagram]

Limawaktu.id,- Menjalani Profesi dengan ikhlas pada zaman modern sekarang ini sepertinya sudah menjadi barang langka. Namun tak begitu dengan Abah Irun, pria berusia 87 tahun yang sehari-hari menjadi Tukang cukur keliling.


Pria asal Garut ini hijrah dari Garut ke Cikampek pada Tahun 1962 setelah menjadi OKD Pagar Betis saat peristiwa Pemberontakan DI/TII. Meski sudah tidak bisa berjalan secara sempurna karena pernah jatuh di kamar mandi, tetapi semangatnya masih tetap menyala.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menceritakan, Abah Irun mengisi hari-harinya dengan berkeliling sebagai tukang cukur. Sang istri seringkali marah tiba-tiba kepadanya. Kebiasaan istrinya itu akibat gangguan psikis yang dialami karena pernah tertabrak motor.

Meski usia semakin menua, tidak membuat Abah Irun meminta-minta kepada anaknya. Tarif mencukurnya pun tidak pernah ditarget. Para pelanggan boleh membayar seikhlasnya dan itu diterimanya juga dengan sikap hati yang ikhlas.


"Ini sebuah prinsip hidup yang jarang kita jumpai saat ini. Abah Irun tidak berbicara tentang agama, akan tetapi sikap hidupnya beragama," ucapnya,Senin (2/1/2021).

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer