Selasa, 22 Mei 2018 19:53

Upah Tipis, Ratusan Guru Honorer K2 Minta Pemkot Akomidir ini

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Limawaktu.id,- Sebanyak 169 guru honorer Kategori 2 (k2) di Kota Cimahi berharap Pemerintah Kota Cimahi mengabulkan tambahan honor, agar mendekati layak.

Koordinator guru hononer K2 Kota Cimahi Eko MS mengatakan, sebab sebagai guru honor murni yang digaji dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), rata-rata mereka hanya mendapat honor sebesar Rp 500 ribu rupiah per bulan.

Baca Juga : Dana Hibah dari Pemkot Bandung untuk Guru Hononer Kemenag Dihapus?

"Itu dengan pembantu rumah tangga sudah cukup jauh," kata Eko, Selasa (22/5/2018).

Eko mengaku, dari sekolah ditempatnya mengajar, dirinya mendapat honor sebesar Rp 600 ribu/bulan. Namun bila dana BOS turunnya tak sesuai waktu, maka pembayaran honor mereka juga akan lambat.

Baca Juga : Honor Guru SMA/SMK Negeri di Jabar belum Cair selama 3 Bulan

Untuk itu, Eko meminta pihak terkait untuk mengakomidir harapan ratusan guru honorer K2. Meski sedikit, kata dia, setidaknya tambahan itu bisa membantu keuangan para guru honorer.

Menurut Eko, kondisi perekonomian para guru honorer yang morat marit saat ini sangatlah memprihatinkan. "Oleh karena itu, kami disini minta tambahan. Tidak muluk-muluk, bila mana Pemerintah Kota Cimahi memberi tambahan pada kita Rp 200-300 ribu sudah cukup bermanfaat bagi kami," tandasnya.

Baca Juga : Kadisdik Jabar: Honor Guru SMA/SMK Negeri sedang Proses Pencairan

Sementara itu, Ketua komisi IV Ais Lavilianto menjelaskan, apa yang menjadi tuntutan para guru honerer itu khususnya untuk tambahan kesejahteraan dapat dimaklumi.

Menurutnya, Semestinya Wali Kota Cimahi juga bisa memberikan insentif juga kepada guru honorer murni tersebut karena gaji yang diterima mereka setiap bulannya sangat minim.

"Gaji jutaan saja masih kurang apalagi mereka hanya ratusan ribu," ujarnya.

Baca Lainnya