Rabu, 30 Juni 2021 20:52

Liga 3 Tak Pasti, Kang Ebod: Perbanyak Uji Coba & Fokus di Akademi

Reporter : Permana
Kang Ebod, pemilik Ebod Jaya FC.
Kang Ebod, pemilik Ebod Jaya FC. [istimewa]

Limawaktu.id - Liga 3 entah kapan akan digelar.  Apalagi, kabar terbaru Liga 1 dan 2 dipastikan diundur pelaksanaannya hingga bulan depan, akibat pandemi COVID-19 di Indonesia yang saat ini sedang dalam kondisi darurat, sehingga klub-klub Liga 3 yang tengah mempersiapkan diri jadi H2C alias harap-harap cemas. 

Namun situasi ini tak membuat manajemen Ebod Jaya FC Cimahi "hariwang", meski Liga 3 diprediksi akan kembali tak jelas kepastiannya seperti tahun lalu, yang akhirnya batal digelar. Ebod Jaya FC yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Liga 3 Seri 2 Jabar, tetap fokus dan serius.

Hal ini diutarakan langsung oleh pemilik Ebod Jaya FC, H. Makhfudz Solaiman atau akrab disapa Kang Ebod. Ia menyatakan bahwa apapun kondisinya, persiapan tetap harus dijalankan.

Tim Ebod Jaya FC persiapan Liga 3 Seri 2 Jabar. (istimewa)

"Ya program tetap jalan. Sekarang sudah memasuki tahap uji coba, ya sudah uji coba saja," ujar Kang Ebod disela-sela pertandingan uji coba Ebod Jaya FC melawan Persikasi Bekasi yang berakhir 1-2, di lapang Pusdikjas Cimahi, Rabu (30/6/21) sore.  

Kang Ebod melanjutkan, jika melihat situasi saat ini, sebagai antisipasinya kemungkinan pihaknya akan menggenjot timnya dengan memperbanyak latih tanding atau uji coba.

"Jika kepastian Liga 3 belum jelas kapan, ya kita perbanyak uji coba saja. Karena pemain butuh penyaluran setelah latihan untuk menunjukkan kemampuannya dalam pertandingan," ungkapnya.

Akademi Ebod Jaya
Selain itu, tambah Kang Ebod, pihaknya juga akan fokus dalam pembinaan pemain-pemain muda melalui Akademi Sepak Bola atau SSB (Sekolah Sepak Bola) Ebod Jaya, yang juga didirikannya bersamaan pembentukan tim Ebod Jaya FC Liga 3 tahun 2020 lalu. Akademi Ebod Jaya sangat dibutuhkan sebagai sarana untuk mencari bibit-bibit baru melalui kelompok usia yang berjenjang. Di Akademi Ebod Jaya ada kelompok usia dini, remaja dan dewasa.

Kang Ebod saat memberikan pengarahan kepada siswa akademi. (istimewa)

"Jadi kedepannya kita bisa memiliki stok pilihan pemain di semua kelompok usia. Untuk kebutuhan turnamen antar SSB misalnya, ada tim usia pemula. Untuk Piala Soeratin, kita ada kelompok usia 15-16 tahun," jelasnya.

Keberadaan tim senior Ebod Jaya FC yang mengikuti Liga 3 juga menjadi salah satu motivasi bagi para siswa Akademi Ebod Jaya untuk berlatih secara sungguh-sungguh. Bisa menjadi target dan pencapaian prestasi siswa yang akhirnya bisa masuk tim senior Ebod Jaya FC.

"Ada daya tarik tersendiri bagi siswa-siswa. Akademi Ebod Jaya jelas kedepannya, karena ada tim senior yang ikut Liga 3," pungkasnya. (hra)*

Baca Lainnya

Topik Populer