Rabu, 11 Oktober 2017 22:04

Lapang Tergenang Air Hujan, Porkaba vs Putra Panji Dihentikan

Reporter : Muhammad Ankawijaya
Laga lanjutan kompetisi intern Askot PSSI Kota Cimahi terpaksa dihentikan akibat hujan deras menggenagi lapangan stadion Sangkuriang Cimahi.
Laga lanjutan kompetisi intern Askot PSSI Kota Cimahi terpaksa dihentikan akibat hujan deras menggenagi lapangan stadion Sangkuriang Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Cimahi, Rabu (11/10/2017) sore, tidak hanya mengakibatkan banjir dibeberapa lokasi. Laga lanjutan kompetisi internal Asosiasi Kota PSSI Kota Cimahi, antara Porkaba melawan Putra Panji, yang digelar di stadion Sangkuriang, juga terpaksa harus dihentikan ditengah jalan. 

Karena adanya force majeure (keadaan darurat) yang membuat wasit menghentikan jalannya pertandingan di sepuluh menit terakhir laga akibat lapangan pertandingan sudah tidak kondusif lagi digunakan karena adanya genangan air hujan, yang menutup sebagian besar lapangan sudah sangat menghambat pergerakan bola dan pemain. 

Wasit mengentikan pertandingan saat kedudukan masih imbang 1-1, dimana Porkaba lebih dulu mencetak gol yang kemudian dibalas oleh Putra Panji di babak kedua. Dipertengahan babak kedua, hujan mulai turun. Akibat derasnya hujan yang turun, lapangan pun dengan cepat digenangi air hujan. Walaupun pertandingan dicoba untuk terus berjalan, namun pada sepuluh menit terakhir, wasit pun menghentikan laga. Air yang menggenangi lapangan sudah tidak dapat ditolerir.

Porkaba vs Putra Panji dihentikan saat kedudukan imbang 1-1.
Porkaba vs Putra Panji dihentikan saat kedudukan imbang 1-1. [Limawaktu]

Panitia pertandingan, Jony Walker, mengatakan bahwa penghentian pertandingan akibat adanya force majeure merupakan sebuah keharusan. Menurut Jony, aturan permainan yang berlaku memang sudah mengaturnya. Meski pelatih, wasit, dan panitia sempat berdiskusi, namun akhirnya semua memahami situasi. (anka)*