Sabtu, 6 April 2019 19:16

Baru Lantik Anaknya, Bupati KBB Bebani Finis 3 Besar pada Porda 2022

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna [ferybangkit]

Limawaktu.id - Target tinggi dibebankan kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022.

Pada pesta olahraga antar 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menginginkan KBB berada di tiga besar. Pada Porda 2018, KBB hanya finish di peringkat 6 alias melenceng dari target yang diinginkan yakni 4 besar.

Baca Juga : Ditinggal Elin, KONI KBB Buka Pendaftaran Ketum Baru

"Kita target 3 besar. Targetnya harus terkejar, targetnya kita tidak ada asal-asalan," kata Aa Umbata saat ditemui usal Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KONI KBB periode 2019-2023 di Komplek Pemda Bandung Barat, Ngamprah, Sabtu (6/4/2019).

Pada Porda Jabar 2022, KBB bakal menjadi tuan rumah bersama dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Subang. Menurut Aa Umbara, menjadi tuan rumah pagelaran pesta olahraga itu bukanlah hal mudah. Meski begtu baginya diposisi tiga besar merupakan keharusan baginya.

Baca Juga : Aa Umbara Bicara 'Nyari Duit' di KONI KBB

"Kalau jadi tuan rumah paling minimal di 3 besar. Saya selalu optimis kalau kita benar punya niat dan kerja keras," ujarnya.

Untuk merealisasikan target itu, dirinya mengajak semua pengurus KONI baru dibawah kepemimpinan Ryan Firmansyah, yang tak lain ialah anaknya untuk bekerja keras. Tentunya diawali dengan menyolidkan seluruh pengurus dan membuat konsep yang jelas untuk program olahraga di KBB.

"Sesudah dilantik harus dipersiapkan. Jadi pada seluruh pengurus KONI, saya berharap harus solid harus kompak dan harus benar aktifitas, jangan sampai leha-leha," imbuhnya.

Setelah itu, lanjut Aa Umbara, KONI harus membuat program. Khususnya program pembinaan terhadap para atlet. Termasuk yang akan dipersiapkan untuk Porda nanti.

"Atlet harus dipersiapkan dari sekarang. Masalah anggaran tidak ada masalah asal betul digunakan untuk pembinaan atlet dan sebagainya," tandasnya.

Baca Lainnya