Selasa, 13 April 2021 16:12

Anti Lemas Saat Puasa, Olahraga Adalah Kunci

Reporter : Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin
Jogging adalah salah satu olahraga yang pas dilakukan di bulan Ramadhan.
Jogging adalah salah satu olahraga yang pas dilakukan di bulan Ramadhan. [harianterbit.com]

Limawaktu.id - Tubuh yang terasa lemas kerap kali dirasakan saat menjalankan ibadah puasa, terutama di hari-hari awal bulan ramadhan. Betapa tidak, setelah 11 bulan lamanya tubuh setiap saat mendapat asupan makanan, di bulan suci ini tubuh hanya mendapat asupan makanan saat sahur dan berbuka. Tentu saja di awal Ramadhan ini tubuh masih "kaget" dan belum terkondisi sehingga rasa lemas muncul dan mempengaruhi produktivitas kerja.

Rasa lemas ini pun mempengaruhi aktivitas fisik yang menguras energi, salah satunya olahraga. Banyak orang menjadi segan berolahraga saat puasa karena merasa tubuhnya kurang bertenaga. Akhirnya, seharian dihabiskan hanya dengan berdiam diri tanpa menggerakkan seluruh badan.

Usut punya usut, rasa lemas ini salah satunya justru diakibatkan karena kurang berolahraga. Dikutip dari Kompas.com, rasa lemas ini diakibatkan oleh penurunan hemoglobin dalam tubuh, yang berfungsi mengikat dan mengedarkan oksigen melalui sel darah merah. Aktivitas olahraga dapat meningkatkan sel darah merah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh dengan gerak pompa jantung yang cepat, sehingga tubuh menjadi segar bugar.

Dalam melakukan olahraga saat berpuasa, waktu memiliki peran yang penting. Dilansir dari Kompas.com, waktu yang disarankan untuk berolahraga adalah 30-60 menit menjelang berbuka puasa. Hal ini bertujuan agar cairan tubuh yang hilang saat berolahraga dapat segera diganti. Jika tidak, dapat muncul gangguan seperti penurunan kemampuan berpikir, lemas, dan bahkan pingsan. Jadi, olahraga sangat cocok dilakukan saat menunggu waktu berbuka atau ngabuburit.

Untuk jenis olahraga, berbagai olahraga dapat dilakukan, baik itu futsal, badminton, dan lainnya. Namun para ahli menyarankan untuk melakukan olahraga ringan seperti bersepeda atau jalan santai. Jika ingin melakukan olahraga intensitas rendah, disarankan untuk melakukannya selama 20 menit per sesi dengan frekuensi 4-5 sesi per minggu. Hal yang perlu diperhatikan tentunya adalah kapasitas dan kebugaran tubuh. Jangan memaksakan diri jika tubuh sudah lelah, beristirahatlah dengan meluruskan kedua kaki sambil menunggu bedug adzan Maghrib tiba.

Baca Lainnya