Selasa, 15 Juni 2021 21:25

Warga Tak Disiplin Covid-19 di Cimahi Capai 6.602 Kasus

Reporter : Bubun Munawar
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana memimpin rapat evaluasi PPKM Mikro
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana memimpin rapat evaluasi PPKM Mikro [Humas]

Limawaktu.id,- Setelah sempat masuk dalam Zona merah, Kota Cimahi saat ini berada di Zona Orange, dengan  kasus yang terkonfirmasi positif meningkat sebanyak 68 kasus sehingga seluruhnya berjumlah 6.602 kasus.

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan, kenaikan kasus tersebut dampak dari banyaknya interaksi dan mobilitas warga masyarakat yang masih kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meskipun pemerintah sudah menghimbau dan memperingatkannya.

Menurutnya,  selama pelaksanaan PPKM Mikro tahap sembilan masih terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Cimahi seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di tanah jawa, termasuk wilayah Jawa Barat yang beberapa daerahnya berada di zona merah.

 “Dengan perkembangan situasi dan kondisi tentang covid-19 dan saya bicara hanya cimahi saja ya karena secara umum tanah jawa ini kan merah. Tetapi untuk Cimahi saat ini masih zona orange perhari ini masih orange, tapi 4 strip lagi  bisa masuk zona merah jika tidak bisa dikendalikan.” Ungkapnya, Selasa (15/6/2021).

Dikatakannya, dengan arahan yang tertulis dalam Instruksi Mendagri Nomor 13 tahun 2021,  Kot Cimahi memperpanjang PPKM mikro jilid kesepuluh.

“Saya minta Satgas PPKM di Tingkat Kelurahan supaya mengajak RW nya yang zona merah supaya dijaga menggunakan satu pintu keluar masuk sehingga pendatang yang masuk dapat terkontrol, “ katanya.

Slain itu, Aktivitas Satgas Kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar lebih aktif mengadakan patroli intensif ditempat-tempat  kerumunan-kerumunan, juga termasuk pasar-pasar modern yang harus tutup pada pukul 21.00 WIB, termasuk juga pasar tradisional, pasar tumpah.

“Kami akan melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kota Cimahi, jelasanya. .

Untuk mengantisipasi terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Cimahi Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan sejumlah penambahan fasilitas/daya tampung pasien covid-19 termasuk  bantuan rujukan dari Rumas Sakit Baros sekitar 15 bed apabila terjadi lonjakan kasus.

“Kita berharap agar kasus covid-19 di Kota Cimahi tidak semakin meningkat apalagi sampai masuk ke zona merah. Mudah mudahan upaya upaya yang akan diberlakukan  pada PPKM ke sepuluh ini ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” terang Ngatiyana.

 

 

Baca Lainnya

Topik Populer