Kamis, 25 Februari 2021 13:39

Warga Kota Bandung Buang 1500 Ton Sampah Setiap Hari

Reporter : Wawan Gunawan
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengikuti Zoom Meeting
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengikuti Zoom Meeting [Istimewa]

Limawaktu.id,- Penduduk Kota Bandung menghasilkan sampah rata rata 1.500 ton perhari. Kontribusi terbesar berasal dari sampah makanan dan daun sebesar 44,5 persen dan sampah plastik sekitar 16,7 persen dari botol, gelas, bungkus dan wadah dan kantong.

 Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebutkan, Persentase sampah plastik salah satu penyumbang sampah terbanyak. Harus diakui, sampah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Kota Bandung, karena sampai saat ini Kota Bandung belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sendiri.

 Dan jita masih menumpang di TPA Sarimukti di Bandung Barat, yang dalam hitungan dua tahun ke depan kontraknya akan berakhir, dan akan berpindah ke TPPAS Legok Nangka di kabupaten Bandung.

 “Idealnya, sebagai kota metropolitan, Bandung memiliki tempat pembuangan sampah akhir sendiri. Namun karena lahan terbatas hal itu sulit terwujud,” sebutnya,Kamis (25/2/2021).

 Dikatakannya, Sebagai salah satu implementasi pengelola sampah, maka lahirlah program Kang Pisman. Hasilnya sejauh ini positif, dari Kang Pisman muncul balad, duta hingga satgas.

 “Kang Pisman pun telah meningkatkan jumlah Kawasan Bebas Sampah (KBS). Tak kurang dari 143 kawasan bebas sampah dengan 467 bank sampah yang diaktifkan Pemkot Bandung, bersama para penggiat sampah dilingkungan terkecil, “katanya.

 Terbaru, Pemkot Bandung telah meluncurkan program menabung sampah menjadi emas. Sudah 120 pening emas yang masing-masing seberat 0,025 gram yang telah berpindah ke tangan warga.

.

.

Baca Lainnya