Limawaktu.id- Warga Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, masih membutuhkan program pembangunan infrastruktur sebagai usulan prioritas pada pelaksanaan Fokus Group Discusion (FGD) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diusulkan oleh peserta Musrenbang dari enam kelurahan di Kecamatan Cimahi Tengah, pada Rabu (5/2/2020.
Camat Cimahi Tengah Sugeng Boediono mengungkapkan untuk usulan pembangunan yang dibutuhkan warga, pembangunan infrastruktur Seperti Rumah Tidak Layak Huni (Ritulahu), pembangunan kantor Rw, masih jadi prioritas usulan.
" Pembangunan dibidang fisik masih menjadi usulan prioritas warga kami, " ungkapnya, di sela kegiatan Forum Group Discussion (FGD) tingkat Kecamatan. Di pelataran Kantor Kecamatan Cimahi Tengah. Rabu (5/01/20).
Dikatakannya,dibidang pemerintahan pun masih umum, "tiap Kelurahan mengusulkan insentif RW. Tapi nanti bisa kita lihat hasilnya, apa urutannya masih sama atau malah menurun," ujar Sugeng.
Sementara, Huzein Rachmadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi mengatakan, usulan Musrenbang tahun lalu yang akan dilakukan pada 2020 Pemerintah Kota Cimahi akan fokus mengatasi masalah kemacetan, diantaranya Pemkot Cimahi akan membangun underpass di depan Rs Dustira, dan jembatan ganda di Leuwigajah.
"Kami mohon doanya semoga pembangunan bisa terlaksana." ungkap Huzein.
Dia menambahkan, selain sedang menyelesaikan Mall Pelayanan Publik, pemerintah juga akan berkonsentrasi mengatasi banjir Melong, dan pembebasan lahan di Cilember dan Cigugur.
"Sementara itu rencana besar pembangunan pada 2020," pungkas dia.