Selasa, 12 Desember 2017 17:42

Warga Cimahi Kurang Berminat Ikut Transmigrasi

Reporter : Fery Bangkit 
Dida Hadiningsih, Kepala Seksi Penempatan Kerja dan Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Cimahi.
Dida Hadiningsih, Kepala Seksi Penempatan Kerja dan Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Cimahi. [limawaktu.id]

Limawaktu.id,- Sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) menanti Pemerintah Kota Cimahi, untuk kembali menggeliatkan program yang berkaitan dengan transmigrasi. Pasalnya, sejak tiga tahun terakhir, program tersebut kurang diminati masyarakat Kota Cimahi. Padahal, program tersebut diklaim menjadi alternatif untuk menumbuhkan perekonomin masyarakat. Bahkan, program transmigrasi tahun 2015-2016 di Kota Cimahi ditiadakan sementara, mengingat tidak adanya peminat.

Kepala Seksi Penempatan Kerja dan Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Cimahi Dida Hadiningsih menyebutkan, Tahun 2017 transmigrasi di Kota Cimahi kembali dibuka, untuk keberangkatan tahun 2018. Namun, hingga kini belum ada satu KK pun yang berminat.

Rencana terbaru, Pemerintah Kota Cimahi akan menggencarkan kembali program transmigrasi. Mulai tahun 2018, kata Dida, pihaknya akan menggelar workshop di tiga kecamatan se-Kota Cimahi.

"Per kecamatan kita alokasikan 100 orang untuk workshop transmigrasi," ujarnya.

Workshop transmigrasi 2018 dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat transmigrasi. "Harapannya sih transmigrasi ini diminati lagi oleh masyarakat," kata Dida.

Mekanisme pendaftaran transmigrasi, lanjut Dida, warga mendaftar terlebih dulu ke Disnaker Kota Cimahi, kemudian diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jadi, kata dia, yang menentukan kuota lolos atau tidaknya pendaftar dari Kota Cimahi ialah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Kuota oleh provinsi. Kalau daftarannya lebih dari 5 (lima), ga apa-apa, karena di tes di provinsi,” tandasnya. (kit)