Wakil Wali Kota Bandung Erwin berdialog dengan warga Kelurahan Cibaduytu yang terganggu pencemaran sampah, Kamis, 11 September 2025.
Wakil Wali Kota Bandung Erwin berdialog dengan warga Kelurahan Cibaduytu yang terganggu pencemaran sampah, Kamis, 11 September 2025. [Diskominfo Kota Bandung]
News

Warga Cibaduyut Keluhkan Pencemaran Sampah di TPS

Limawaktu.id, Kota Bandung – Tempat Pembuangan sampah (TPS) Cibaduyut Kelurahan Cibaduyut Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung dikeluhkan warga dan Pengelola Pesantren Nurul Iman, salah satu pesantren besar di wilayah tersebut. Pasalnya sering terjadi penumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan warga.

Hal itu mengemuka saat dilakukan dialog dengan pengelola, warga, dan pihak pesantren, Kamis, 11 September 2025.

Dalam dialog tersebut  muncul masukan agar ritase truk sampah dijadwalkan lebih baik supaya tidak terjadi penumpukan. Selain itu, sebagian warga juga meminta agar sarana seperti pagar dan posko TPS ditata ulang agar lebih tertutup dan tidak mencemari pandangan lingkungan sekitar.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Erwin melakukan peninjauan ke lokasi TPS.

Menurut Erwin,  TPS tersebut sejatinya bukan lokasi resmi, melainkan sudah lama digunakan masyarakat sebagai titik pembuangan sampah.

"Insyaallah solusi pertama adalah menutup bagian depan TPS dengan gerbang agar tidak terlihat dari jalan, sementara akses truk sampah dialihkan melalui jalur belakang. Ini demi menjaga kenyamanan dan keindahan lingkungan, apalagi ada pesantren besar di sini," katanya.

Dia menjelaskan,  Pemkot Bandung akan memaksimalkan pengelolaan TPS agar tidak menimbulkan gangguan, khususnya bau dan tumpukan sampah yang dapat merusak citra kawasan pesantren.

"Pesantren ini dikenal sebagai pesantren sehat, jadi tentu tidak pantas kalau dekatnya dengan tumpukan sampah. Kami harus hadir memberikan kenyamanan," imbuh Erwin.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga menegaskan, larangan bagi warga dari luar Kota Bandung untuk membuang sampah di TPS Cibaduyut.

"Saya sudah sampaikan kepada pengelola, kalau ada warga dari luar Bandung yang buang sampah ke sini, tolong ditolak. TPS ini hanya untuk warga Kota Bandung," tegasnya.

Meski penataan TPS sementara dilakukan dengan penutupan gerbang dan pengaturan jalur truk sampah, Pemkot Bandung tetap menyiapkan solusi jangka panjang berupa pencarian lahan baru untuk TPS.

Namun, prosesnya diperkirakan memerlukan waktu hingga dua tahun karena harus melalui mekanisme penganggaran dan pembangunan infrastruktur.

"Saat ini kita belum punya lahan pengganti yang dekat dengan kawasan ini. Kalau beli lahan harus dianggarkan dulu, dan itu butuh waktu. Jadi sementara ini, TPS tetap dipakai tapi ditata agar tidak mengganggu pesantren," ujar Erwin.

 Penataan TPS Cibaduyut ini juga berkaitan dengan agenda peresmian program Pesantren Sehat di Pondok Pesantren Nurul Iman yang rencananya dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, bahkan pernah pula dikunjungi Wakil Presiden.

Baca Lainnya