Sabtu, 16 Maret 2019 12:01

Wacana Baru Pemkot Cimahi Soal Perbaikan Jalan Mahar yang Mengelupas

Reporter : Fery Bangkit 
Pengelupasan Aspal Di Jalan Mahar Martanegara.
Pengelupasan Aspal Di Jalan Mahar Martanegara. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Akhir bulan ini menjadi wacana baru bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk memperbaiki Jalan Mahar Martanegara di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyampaikan bahwa jalan yang mengelupas akibat dihantam air itu akan diperbaiki akhir Februari lalu. Namun karena alasan cuaca, perbaikan pun urung dilaksanakan.

Baca Juga : Aspal Jalan Mahar Martanegara Cimahi, Terus Mengelupas Saat Hujan Deras

Saat ditemui di Trisulatex, Jalan Mahar Martanegara, Ajay kembali menyatakan bahwa pembangunan akan direncanakan lagi akhir bulan ini. 

"Saya ingin secepatnya diperbaiki. Akhir bulan Maret harus udah diperbaiki," kata Ajay.

Baca Juga : Mohon Sabar, Jalan Mengelupas di Cimahi Sebentar lagi Diperbaiki

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah menambahkan, perbaikan itu masih jadi tanggung jawab pihak kontraktor. Sebab, masih dalam masa pemeliharaan.

"Masih tanggung jawab kontraktor. Itu akan di-over lay lagi," katanya.

Baca Juga : Netizen Pertanyakan Perbaikan Jalan Mahar Martanegara

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi sudah menggelontorkan anggaran hingga Rp 1,3 miliar untuk meng-hotmix jalan sepanjang 445 meter, dari total Jalan Mahar Martanegara yang mencapai 2,6 meter di tahun 2018.

Namun, aspal mengalami kerusakan dikarenakan apsalnya mengelupas sekitar 800 meter, yang kemudian bertambah 150 meter. Sempat diperbaiki oleh pihak ketiga yakni kontraktor, jalan itu kembali mengelupas terakhir pada 3 Desember 2018. 

Dinas PUPR Kota Cimahi selalu mengklaim jika pengelupasan itu murni karena faktor derasnya luapan air dari Sungai Ciputri saat hujan besar. Sekarang, kerusakannya mencapai 300 meter. Kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan pengendara.

Wilman menegaskan, aspal yang digunakan sudah sesuai spesifikasi. Termasuk pengaspalan yang dilakukan sebelumnya, yakni Yakni aspal beton yang terdiri dari tiga macam lapisan, yaitu Laston Lapis Aus (Asphalt Concrete-Wearing Course atau AC-WC), Laston Lapis Permukaan Antara (Asphalt Concrete-Binder Course atau AC-BC) dan Laston Lapis Pondasi (Asphalt Concrete-Base atau AC-Base).

"Kita sudah memperhitungkan segala rupa, pekerjaan sesuai dengan spesifikasi," tandasnya.

Baca Lainnya