Selasa, 13 April 2021 16:17

Vaksinasi Massal Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia

Reporter : Wawan Gunawan
Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KA-KNPI) menggelar vaksinasi massal di halaman Gedung Sate Bandung selama 2 (dua) hari, yaitu hari Selasa (13/4) dan Rabu (14/4).
Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KA-KNPI) menggelar vaksinasi massal di halaman Gedung Sate Bandung selama 2 (dua) hari, yaitu hari Selasa (13/4) dan Rabu (14/4). [Istimewa]

Limawaktu.id,- Mendaklanjuti permintaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korps Alumni KNPI Jabar Minggu (28/3/2021). Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KA-KNPI) menggelar vaksinasi massal di halaman Gedung Sate Bandung selama 2 (dua) hari, yaitu hari Selasa (13/4) dan Rabu (14/4).

 Ketua Tim Vaksinasi Korps Alumni KNPI Dine Mutiara selaku mengatakan, Waktu kang Emil hadir di acara pelantikan, beliau mengajak Korps Alumni KNPI Jabar untuk turut membantu pemulihan ekonomi Jabar yang terdampak pandemi Covid 19, yakni dengan menjadi kepanitiaan vaksinasi massal.

“Sekarang baru bisa kami realisasikan permintaan tersebut di vaksinasi yang kedua," kata Dine di Gedung Sate Bandung, Selasa (13/4/2021).

Tapi selain dari itu, KA KNPI selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan program-program yang dimiliki oleh Pemprov Jabar.  Apapun bentuk programnya menyesuaikan.

Dine mengemukakan, dalam program kali ini, pihaknya menargetkan setiap Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) mampu menggaet 30 warga untuk divaksin.

"Sekarang ini tahap pertama. Nanti ada tahap kedua di setiap kabupaten/kota," katanya.

Hal senada disampaikan Asisten Daerah Administrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Dudi Sugandi.  Pemprov menargetkan 36 juta warga Jawa Barat mendapatkan vaksin Covid 19.

"Untuk mencapai target itu, kita perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin banyak warga yang terlayani. Salah satunya dengan organisasi kepemudaan Korps Alumni KNPI ini," ungkapnya.

Dia menegaskan, pihaknya sangat menggenjot vaksinasi bagi warga lanjut usia dan pelayan publik. Meski belum mengantongi angka pasti, menurutnya jumlah warga prioritas tersebut yang sudah divaksin terus bertambah.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer