Pangandaran,- Setelah dibuka 5 Juli 2020 lalu, wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran semakin naik perharinya. Membeludaknya pengunjung tak terlepas dari dicabutnya kebijakan bagi pengunjung ke pangandaran harus memakai rapid tes.
Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyebutkan, Untuk terus memotong mata rantai penyebaran virus corona, pihak Pemda sudah melakukan swab sebanyak 4.000 tes.
"Kami terus akan melakukan pengecekan berbagai komponen terutama yang bersentuhan, berkomunikasi dengan banyak orang, seperti pedagang pasar, pelaku wisata, kasir hotel dan lain-lain. Perkembangan wisata, kemarin pakai rapid sekarang tak pakai rapid, minggu ini hitungan saya yang datang ke Pangandaran ini mendekati angka 30 ribuan orang", sebuitnya, Senin (06/07/2020).
Menurut Jeje, dengan pembebasan tes rapid bagi warga Jawa Barat terdapat adanya kebangkitan ekonomi masyarakat, namun di lain pihak ada kekhawatiran akan penyebaran virus covid-19.
"Satu sisi bahagia karena bangkitan ekonomi luar biasa, tetapi deg-degan juga ada karena wisata ini banyak orang luar. Maka saya yang ingin evaluasi adalah kedisiplinan, ketaatan menggunakan protokoi kesehatan, saya Iihat banyak pedagang yang juga masih terbawa situasi yang euforia disangka sudah normal biasa", ujarnya.
Pada kesempatan ini Bupati pun menyampaikan kegembiraanya atas kunjungan Gubernur beserta Forkopimda lainnya ke Pangandaran.