Selasa, 21 Juni 2022 17:07

Ukir Sejarah, Pemkot Cimahi Akui Perjuangan Sekber Cimahi Otonom dan Beri Penghargaan

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Pemkot Cimahi mengukir sejarah dengan mengakui jerih payah para pelaku sejarah perjuangan berdirinya Kota Cimahi. Pasalnya, baru kali ini setelah usia Kota Cimahi menginjak usia 21 Tahun, Pemerintah Kota Cimahi mengakui secara resmi perjuangan pelaku sejarah otonomi Kota Cimahi dengan memberikan Penghargaan kepada mereka yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Cimahi Otonom .

Penghargaan diberikan Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana  kepada 85 orang warga Kota Cimahi yang tergabung dalam Sekber Cimahi Otonom saat Upacara Peringatan Hari Jadi ke-21 Kota Cimahi, bertempat di Lapang Apel Pemkot Cimahi, Selasa (21/6/2022).

 Hadir dalam pemberian penghargaan tersebut perwakilan dari Sekber Cimahi Otonom yaitu Oland Siswanto, Glend Bakri,Roni Kasdiyo,H.Hanafi, Saeful Handi Rusma, Utay Muchtar, H. Nirwan, Dedi Raharja, Erni Siregar, Etty Margawati, Yudi Jamaludin dan Ceppy.

Ketua Presidium Sekber CO Olan Siswanto mengungkapkan, dengan jabatan yang singkat Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mampu memberikan yang terbaik bagi Sekber CO dan masyarakat Cimahi, karena walaupun bagaimana Cimahi menjadi sebuah Kota adalah sebuah anugerah bagi masyarakatnya.

“Peghargaan ini merupakan sebuah kado bagi masyarakat Kota Cimahi,” katanya.

Dia berharap agar Kota Cimahi akan terus lebih maju dan Sekber CO tetap akan melakukan pengawalan kepada pemerintahan Cimahi hingga cita-cita Sekber CO dimasa lalu bisa terwujudkan.

Sementara, Inspirator perjuangan otonomi Kota Cimahi  yang juga pakar ilmu pemerintahan Djamu Kertabudi mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintahan Kota Cimahi untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh yang ikut andil dalam perjuangan Cimahi menjadi kota otonom.

“Seharusnya penghargaan ini diberikakn sejak dulu pada saat peresmian perubahan status Kotip menjadi Kota Cimahi. Karena ini merupakan sebuah tanggungjawab para tokoh terhadap daerahnya. Mereka telah berjasa, karena dengan perubahan status Cimahi dari Kotip menjadi Kota terjadi dampak  yang luar biasa, ini merupakan sebuah hasil karya monumental masyarakat, ” jelasnya.

Dia berharap,   momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat ini tidak berhenti sampai disini, tetapi eksekutif dan legislatif Kota Cimahi harus bahu membahu untuk merangkul stakeholder khususnya para pejuang otonomi kota ini untuk dilibatkan dalam aktivitas pembangunan dan kemasyarakatan di Cimahi.

“Dibutuhkan cek and balance dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Cimahi dengan menciptakan masyarakat madani, para pelaku sejarah ini harus ikut  dilibatkan dalam kegiatan pemerintahan,” paparnya.

Sedangkan Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada mereka yang tergabung dalam Sekber Cimahi Otonom ini sebagai bentuk terimaksih dan penghargaan atas apa yang dilakukan 85 orang pelaku sejarah perjuangan Cimahi Otonom.

“Kami berikan penghargaan kepada yang telah memperjuangkan otonomi Kota Cimahi,” pungkasnya.

    

 

Baca Lainnya

Topik Populer