Stasiun Peralihan Antara Persampahan Kota Cimahi.
Stasiun Peralihan Antara Persampahan Kota Cimahi. [Limawaktu]
News

Tumpukan Sampah di Cimahi Capai 300 Ton/Hari

Limawaktu.id,- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota cimahi mengungkapkan, volume penumpukan di Kota Cimahi mencapai 300 ton/hari.

Namun, kata Kepala UPT Persampahan Kota Cimahi, Usep Koswara, rata-rata sampah yang diangkut dari Kota Cimahi menuju Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Bandung Barat hanya 220 ton/hari.

"Nah, yang sekitar 80 ton itu bukan gak terangkut. Tapi ada yang diolah, ada juga yang dipilah pemulung," terang Usep saat ditemui di Kantor UPT Persampahan, Jalan Encep Kartawiria, Jum'at (20/4/2018).

Untuk mengangkut ratusan sampah itu, UPT Persampahan DLH Kota Cimahi hanya memiliki 34 unit kendaraan operasional. Jumlah itu diakui Usep belum ideal untuk melayani sampah yang bersumber dari sekitar 600 ribu warga Cimahi.

"Kalau menurut konsultan dengan jumlah penduduk, minimal kita punya 55 kendaraan," kata Usep.

Ia melanjutkan, dengan 34 kendaraan operasional sampah itu, per harinya truk hanya bisa hilir mudik ke TPAS Sarimukti 2 sampai 3 rit per hari.

"Kalau keseluruhan pengangkutan sampah dari TPS 55 sampai 60 rit. Tergantung kondisi mobil juga," bebernya.

Meski begitu, Usep mengklaim bila cakupan pelayanan sampah di Kota Cimahi sudah mencapai 80%. Ke depan, pihaknya mendorong agar DLH bisa melakukan penambahan kendaraan opersional sampah.

"Kita mendorong penambahan armada. Sekarang kan jumlahnya gak ideal,"tandasnya.

Baca Lainnya