Jumat, 19 Januari 2024 20:45

TNI Siapkan Sarana Alutsista untuk Membantu Distribusi Logistik Pemilu

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar dan staf melakukan kunjungan kerja  ke Redaksi tvOne di Pulogadung, Jakarta Timur, belum lama ini.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar dan staf melakukan kunjungan kerja ke Redaksi tvOne di Pulogadung, Jakarta Timur, belum lama ini. [Puspen TNI]

Limawaktu.id, Jakarta - Sejak awal Jenderal TNI Agus Subiyanto dilantik menjadi Panglima TNI, pernyataan pertama yang disampaikannya adalah TNI harus netral dan apabila ada prajurit yang tidak netral tentunya akan mendapatkan hukuman, pelanggaran netralitas oleh oknum anggota TNI tentunya ada sanksi dan disesuaikan dengan tingkat kesalahannya.

Demikian ditegaskan Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar saat kunjungan kerjanya ke Redaksi tvOne di Pulogadung, Jakarta Timur.

Nugraha  menyebutkan,   TNI juga sudah menyiapkan seluruh sarana Alutsista (AD, AL, AU) yang dimiliki dan sudah disiapkan oleh Panglima TNI untuk membantu mendistribusikan Logistik Pemilu sampai ke daerah-daerah terpencil.

 “TNI sudah mempetakan dan dalam hal ini sifatnya BKO ke Polisi, teman-teman Polisi akan berada di depan dan TNI siap melakukan penebalan untuk daerah-daerah yang mungkin perlu pengamanan dan perhatian khusus,” sebutnya, dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (19/1/2024).

Dia mengungkapkan, daerah-daerah terpencil sudah ada Babinsa yang sudah paham dan mengenal daerah di wilayahnya dan para Babinsa sudah terbiasa menggunakan sepeda motor untuk mencapai sasaran yang dituju.

"Makanya, kenapa TNI dilibatkan, karena TNI tahu persis daerah-daerah tertentu, bagaimana cara mencapai ke sana, distribusi logistik Pemilu semua sudah berjalan dan sebagian besar sudah sampai ke daerah-daerah, sampai saat  ini belum ada kendala-kendala dalam angkutan, mudah-mudahan tidak ada dan bisa sampai  ke TPS sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Nugraha mengatakan, TNI telah membuat buku saku Netralitas TNI sebagai pedoman bagi seluruh prajurit supaya prajurit betul-betul yakin mengerti dan paham bahwa apa yang harus dia lakukan dan tidak boleh dilakukan terkait Pemilu 2024 ini. TNI bekerja untuk bangsa dan negara, TNI akan berupaya sekuat tenaga agar pelaksanaan Pemilu 2024 ini dapat  berjalan dengan damai, aman dan lancar.

“Panglima TNI sudah memberikan perintah ke jajaran bawahan dan selalu mengadakan evaluasi kepada seluruh jajaran di bawah, dan kami juga menyadari tidak ada pelaksanaan tugas yang sempurna, namun kita berusaha melakukan dengan kemampuan kami untuk mengaplikasikan netralitas TNI ini dengan sebaik mungkin,” katanya.  

Di sisi lain, Kapuspen TNI memastikan kepada seluruh masyarakat bahwa TNI siap menerima pengaduan, siap dikritik dan dalam rangka mengawas supaya Pemilu damai, TNI  sudah bangun posko-posko pengaduan netralitas TNI yang ada di Satuan-Satuan TNI  diseluruh wilayah Indonesia.

“Kalau ada oknum anggota TNI yang tidak netral, langsung lapor, laporan masyarakat kita akan tampung, dan akan kita tindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Bawaslu tentunya, untuk meninal sejauh mana, pelanggan tersebut dan sanksi apa yang sesuai dengan pelanggan tersebut," imbuhnya.

“TNI pun merangkul teman-teman dari media untuk sama-sama membangun berita/informasi  yang menyejukkan. Setelah pesta demokrasi ini, harapan kita semua bisa kembali hidup  tenang, Pemilu dilaksanakan dengan lancar, kita bisa bekerja dengan baik, bisa menafkahi keluarga dengan baik dan ada hal yang lebih penting yaitu membangun bangsa ini ke depan harus semakin maju demi mencapai kesejahteraan untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Baca Lainnya