Limawaktu.id, Kota Cimahi, — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan, TNI Angkatan Darat memiliki peran strategis dalam kondisi darurat kebencanaan. Dalam situasi bencana, peran strategis TNI AD menjawab berbagai tantangan bangsa, khususnya dalam kondisi darurat dan kebencanaan.
“Realitas di lapangan telah membuktikan pentingnya keberadaan satuan dan prajurit TNI AD yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia terutama didaerah bencana,” kata Maruli, saat menghadiri Peringtatan Hari Juang TNI AD, di Mako Brigif 15 Kujang Siliwangi, Jalan Kebun Rumput,Kota Cimahi, Senin, 15 Desember 2025.
.“Sekarang rekan-rekan media bisa melihat langsung bagaimana prajurit kita bekerja di lapangan menghadapi bencana. Dengan satuan yang sudah berada di wilayah, kita tidak perlu menunggu mobilisasi pasukan dari jauh,” jelas Kasad.
Meskipun prajurit telah berada di daerah terdampak, tantangan masih dihadapi terkait ketersediaan perlengkapan, seperti alat berat, jembatan darurat, dan sarana teknis lainnya yang sebagian besar masih harus didatangkan dari Pulau Jawa. Namun demikian, semangat dan dedikasi prajurit di lapangan tetap tinggi dalam membantu masyarakat.
Kasad turut membagikan pengalaman saat mendampingi Presiden RI meninjau daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga sejumlah wilayah di Jawa Barat. Menurutnya, hal itu menjadi bukti nyata bahwa pengabdian prajurit TNI AD tidak pernah berhenti.
Keterlibatan TNI AD dalam penanganan bencana tidak hanya terbatas pada tahap tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Hingga pertengahan Desember 2025, sejumlah jembatan besar telah berhasil difungsikan kembali, dan puluhan jembatan lainnya ditargetkan rampung hingga awal tahun 2026.
TNI AD juga akan terus berperan dalam pembangunan infrastruktur darurat nasional. Presiden telah memberikan amanah kepada TNI AD untuk turut bertanggung jawab dalam pembangunan jembatan di seluruh Indonesia, dengan target jangka panjang mencapai 1.500 hingga 2.000 jembatan.
Peringatan Hari Juang TNI AD dihadiri Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E, diikuti oleh prajurit TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Komponen Cadangan, serta unsur masyarakat.
Upacara turut dihadiri jajaran Mabesad, Mabes TNI, para pejabat Balakpus TNI AD, para pejabat jajaran Kodam III/Slw, unsur TNI–Polri, Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kota Cimahi, Persit Kartika Chandra Kirana, serta para tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, dan insan media.