Jumat, 20 Oktober 2023 9:00

Tim Aset BPKAD Jabar Sabet Penghargaan Terbaik

Reporter : Iman
 Tim aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar berpose setelah menyabet penghargaan kategori Maestro, di Gedung A.A Maramis Kementerian Keuangan RI, Selasa (17/10/2023).
Tim aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar berpose setelah menyabet penghargaan kategori Maestro, di Gedung A.A Maramis Kementerian Keuangan RI, Selasa (17/10/2023). [IST]

Limawaktu.id -- Tim aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar menyabet gelar juara 1 untuk Kategori Maestro pada ajang The Asset Manager 2023 yang diselenggarakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)

Penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani di Gedung A.A Maramis Kementerian Keuangan RI, Selasa (17/10/2023).

The Asset Manager 2023 merupakan kompetisi tahunan yang digagas LMAN dan Kementerian Keuangan untuk para pengelola aset negara dalam membangun kesadaran dan kompetensi pengguna aset Barang Milik Negara di lingkungan Kementerian/Lembaga, Badan Layanan Umum (BLU), Pemerintah Daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala BPKAD Jabar Nanin Hayani mengapresiasi ide terbaik dari tim aset dalam perencanaan dan implementasi konsep pemanfaatan aset Pemda Provinsi Jabar.

"Semoga keberhasilan ini dapat memberikan manfaat dalam pengelolaan aset negara, bangga menjaga aset Jawa Barat dan aset negara, optimal asetnya sejahtera masyarakatnya," ujar Nanin.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani berharap para pemenang pada ajang The Asset Manager 2023 dapat menggali ide-ide baru dalam pembiayaan kreatif melalui peningkatan nilai aset untuk pembangunan.

"Diharapkan skill dari pemenang dapat dipelihara, ke depannya akan dibangun komunitas aset manajer untuk membangkitkan kesadaran dalam
memanfaatkan dan meningkatkan nilai-nilai aset pengembangan aset untuk pembangunan," jelas Sri Mulyani.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani memaparkan pentingnya aset sebagai penggerak ekonomi sebuah negara.

"Aset harus bekerja keras sehingga bisa menimbulkan manfaat ekonomi dengan nilai tambah dalam pemasukan keuangan negara. Saya berharap kita dapat menata aset-aset kita sehingga perekonomian bergerak lebih baik," pungkasnya.

Baca Lainnya