Jogyakarta - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko masih melakukan uji coba pelayanan pengunjung setelah sempat tutup akibat pandemi Covid-19. Kini, PT TWC sedang berupaya untuk dapat menambah kuota jumlah wisatawan ke destinasi Candi Prambanan untuk menyambut liburan akhir tahun.
"Hingga saat ini masih uji coba AKB saat pandemi Covid-19, " kata Wagimin, salah seorang petugas di Candi Prambanan, Senin (23/ 11/2020).
Dimasa uji coba AKB ini diberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi para pengunjung di Candi Prambanan. Pada Senin, wisatawan tidak diperbolehkan masuk ke lokasi Candi Prambanan, sehingga mereka hanya melihat saja dari luar pagar atau naik kereta yang disediakan pengelola.
"Kalau Senin naik kereta gratis, kalau diluar itu pengunjung membayar Rp.10 ribu," sebutnya.
Dikatakannya, Saat pandemi sekarang, pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Candi Prambanan pun hanya diikuti oleh puluhan orang. Biasanya sehari menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi dilakukan kegiatan Tawur Agung. Pada tahun ini yang biasanya dihadiri ribuan orang, hanya sekitar 60 orang saja.
Hal yang sama terjadi di Pantai Parangtritis, Kecamatan Kresek Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Jogyakarta.
Pantai yang menjadi Primadona Wisatawan di daerah Bantul DI Jogyakarta ini sempat ditutup sekitar tiga bulan saat Virus Korona mewabah di Indonesia. Pengunjung pun saat ini masih belum normal seperti biasanya.
"Beberapa bulan lalu pantai ini sempat ditutup selama tiga bulan, sekarang walau belum normal mulai ada pengunjung, " terang Supriyanto, warga Desa Parangtririts Kecamatan Kresek Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (24/11/2020).