Jumat, 14 Desember 2018 14:10

Tegas! Kadisjasad TNI Katakan ini Soal Pungli Penerimaan Prajurit Baru

Reporter : Fery Bangkit 
Brigjen TNI Mochamad Hasan
Brigjen TNI Mochamad Hasan. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Kadisjasad, Brigjen TNI AD Mochamad Hasan menegaskan, penerimaan prajurit baru di tubuh TNI bersih dari praktik Pungutan Liar (Pungli). Sebab, penerimaan prajurit baru sudah sangat transparan.

Hal itu disampaikannya usai menandatangani fakta integritas penacanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Gor Bung Tomo Disjasad TNI AD, Jalan HMS Mintaredja, Kota Cimahi, Jum'at (14/12/2018).

Baca Juga : Hati-hati!ASN Terbukti Pungli Bisa Dipecat

"Saya rasa tidak ada (Pungli), karena sekarang semua sudah transparan," tegasnya.

Usai acara, Brigjen TNI Mochamad Hasan menceritakan perihal informasi yang berkeliaran bahwa penerimaan prajurit harus membayar, lalu masyarakat kerap tergiur dengan bujuk rayu oknum yang menawarkan jasa itu Tapi, tegas dia, dapat dipastikan praktik Pungli tak ada dalam penerimaan prajurit baru.

Baca Juga : Dipalak Oknum, Segera Lapor Tim Satgas Saber Pungli Cimahi!

"Kan sekarang banyak orang di luar penerimaan prajurit itu harus membayar, sebenarnya kalau terjadi seperti itu, pasti kena tipu, ditipu orang," katanya.

Ia menjelaskan, penerimaan prajurit baru ditubuh TNI sudah sangat transparan. Sebab, semuanya sudah menggunakan sistem dan hasilnya bisa dipantau langsung oleh pelamar maupun Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Ia mencontohkan, ujian jasmani yang kini sudah menggunakan komputer. 

"Sekarang semua sudah transparan sekali. Jadi kalau dia ujian akademik, ya nilainya keluar saat itu. Termasuk ujian jasmani," tandasnya.

Baca Lainnya