Ilustrasi museum sejarah militer Net
Ilustrasi museum sejarah militer Net [Fery Bangkit]
News

Tak Terlibat Kelola Museum Bersejarah, ini Alasan Disbudparpora Kota Cimahi

Limawaktu.id - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menyebutkan, pihaknya tidak akan terlibat sebagai pengelola Museum militer di Pusdikarmed, Kota Cimahi. 

Seperti diketahui, saat ini, museum yang dibangun di kawasan Pusdikarmed itu sedang dalam tahap pembangunan. Museum militer tersebut menelan biaya pembangunan hingga Rp 3,245 miliar yang dibangun 2 lantai tanpa sekat. Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja, mengatakan pengelolaan museum militer tersebut murni menjadi kewenangan dari pihak Pusdik Armed sebagai pemiliknya.

"Memang Pemkot Cimahi yang membangun, tapi sistemnya tukar guling. Jadi nanti pengelolaan sepenuhnya oleh Pusdikarmed, Disbudparpora tidak terlibat," ujar Budi saat dihubungi, Sabtu (23/11/2019).

Kendati tidak terlibat dalam pengelolaan, namun sebagai pengelola wisata di Kota Cimahi, pihaknya menjadikan museum tersebut sebagai salah satu destinasi dalam paket wisata heritage military tourism yang sudah diresmikan tahun lalu. 

"Saat ini kan wisata heritage dengan Bus Sakoci baru sebatas jalan-jalan aja, belum bisa berhenti di Pusdik-pusdik. Sekarang sedang dibahas soal paket wisata biar bisa berhenti dan turun, termasuk ke museum militer, Makam Kerkoff (Ereveld), dan destinasi lainnya," tuturnya. 

Selama setahun berjalan, Budi mengakui jika wisata heritage belum banyak memberikan dampak dan cenderung mengalami penurunan peminat.  "Organda yang kelola Bus Sakoci memang cerita kalau agak sepi wisatawan. Mungkin selama ini baru wisatawan lokal Cimahi, makanya kita siapkan paket wisata biar menarik buat wisatawan dari luar Cimahi, mudah-mudahan segera terealisasi," jelasnya. 

Agenda terdekat, Disbudparpora Cimahi bakal menghelat gelaran Cimahi Heritage Festival di Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, pada 14 Desember mendatang. 

"Kita sudah komunikasikan dengan Kodim dan Pusdik, alhamdulillah semua setuju. Nanti Jalan Gatot Subroto ditutup seharian penuh, karena akan ada pentas dan atraksi dari anggota TNI, termasuk lomba merakit meriam," tandasnya. 

Baca Lainnya