Limawaktu.id, Kota bandung - Lapangan Makodam III/Siliwangi menjadi saksi pemandangan hangat pada Selasa pagi (28/4). Di bawah cerahnya langit Bandung, sekitar 700 personel TNI dan Polri melepas sejenak atribut kedinasan untuk berbaur dalam olahraga bersama penuh canda dan semangat kebersamaan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol kuat soliditas dua institusi penjaga keamanan di Jawa Barat, terutama menjelang peringatan Hari Buruh Internasional. Melalui interaksi santai namun bermakna, sinergi dibangun tidak hanya lewat koordinasi formal, tetapi juga melalui kedekatan emosional di lapangan.
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, mengungkapkan rasa bangganya melihat kekompakan tersebut. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak hanya ditopang oleh strategi, tetapi juga oleh hubungan yang solid antarpersonel.
“Jika kami kompak, masyarakat pun akan merasa tenang,” ujarnya.
Senada, Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, menegaskan bahwa sinergi TNI–Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga Jawa Barat tetap aman dan kondusif.
Menjelang 1 Mei, Pangdam juga menyampaikan imbauan humanis kepada para pekerja dan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan menjadikan momentum May Day sebagai refleksi kebersamaan, bukan ajang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Dalam merayakan May Day, utamakan keselamatan. Ingat, keluarga menanti di rumah,” pesannya.
Komitmen TNI dan Polri ditegaskan kembali: kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan untuk membatasi, melainkan memastikan setiap aktivitas publik berjalan aman dan lancar. Melalui olahraga pagi ini, Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar mengirim pesan sederhana namun kuat—bahwa mereka tetap solid menjaga ketenangan warga Jawa Barat.