Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi (Pemkot) harus merogoh kocek hingga Rp 1,9 miliar untuk pengadaan Keamanan Dalam (Kamdal) atau jasa pengamanan kantor dan rumah dinas.
Jumlah pengeluaran itu tercantum dalam situs resmi lelang Pemkot Cimahi lpse.cimahikota.go.id. Dalam situs itu, disebutkan uang dikeluarkan oleh Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Cimahi.
Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Cimahi, Rukandi Juliandi mengatakan, untuk tahun ini, ada 50 personel Kamdal yang dikontrak berdasarkan lelang. Para personel itu bertugas di lingkungan Pemkot Cimahi dan rumah dinas milik negara.
"Untuk menjaga seluas ini, kita kontrak lagi 50 petugas Kamdal. Tugasnya dibagi 2 shift," ujarnya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (11/2/2019).
Dikatakannya, keberadaan Kamdal sangat vital untuk menjaga keamanan di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Terlebih lagi, sebelumnya sempat ada beberapa kejadian pencurian.
"Motor sempet ada yang hilang. Kebanyakan helm sih," katanya.
Untuk lebih memudahkan dalam pengamanan, kata Uki, sistem keamanan di Pemkot Cimahi juga dilengkapi dengan kamera pengintai atau CCTV yang tersebar di berbagai titik.
"Kita lengkapi dengan CCTV. Ada 12 termasuk di area parkir dan lapangan apel," terangnya.