Jumat, 3 Desember 2021 19:10

Sejak 2005 Ada 542 Orang Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS

Reporter : Bubun Munawar
Ilustrasi HIV/AIDS
Ilustrasi HIV/AIDS [Foto : Gatra]

Limawaktu.id.- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat, hingga Juni 2021, sedikitnya 20 orang warga Kota Cimahi terinfeksi HIV/Aids.

Menurut Pemegang Program HIV-AIDS dan IMS pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyono,  seks bebas menjadi pemicu terjadinya inveksi HIV/AIDS, karenanta dia  mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan seks bebas. Apalagi dilakukan Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL).

“Kebiasaan terlarang itu bisa berakibat fatal terhadap kesehatan. Seperti terjangkit HIV-AIDS atau ODHA, yang bisa berakibat fatal yakni meninggal dunia, sebutnya, Jum’at (3/12/2021).

Dikatakannya, kasus yang terdata di Kota Cimahi secara keseluruhan sejak 2005 mencapai 542 orang.

"Kalau kasus tahun ini baru 20 orang yang terdata. Untuk keseluruhan ada 542. Dari total penderita itu, ada 58 orang yang meninggal dunia," ungkapnya.

Dia menjelaskan, mayoritas penemuan kasus HIV di Kota Cimahi didominasi oleh hubungan seks baik sesama lawan jenis maupun LSL maupun lawan jenis tanpa ikatan pernikahan alias seks bebas. Hal itu diketahui berdasarkan test yang dilakukan pada populasi yang berisiko tinggi. Seperti pada Wanita Pekerja Seksual (WPS), waria, hingga LSL, yang diawali dengan aktivitas seks bebas.

"Kalau (dari) Napza berkurang, dominan penularan dari seksual. Populasi terbanyak itu LSL, renularannya juga terbanyak," jelasnya.

Dia  menegaskan, HIV/AIDS sendiri tidak bisa disembuhkan. Penderita hanya diberikan obat sesuai resep dokter. Konsumsi obat tersebut dilakukan agar virusnya tidak semakin berkembang.

"Patuh minum obat ARV sesuai advist dokter sehingga kesehatan ODHA dapat dipertahankan," pungkasnya.

Baca Lainnya