Limawaktu.id - kekeringan akibat musim kemarau sudah terjadi di Kota Cimahi. Akibatnya, sejumlah lahan pertanian pun mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.
Seperti yang terjadi di RW 16 Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Sawah-sawah milik petani sama sekali sudah tidak teraliri air dari irigasi yang bersumber dari Sungai Cijanggel, Cisarua, Bandung Barat.
"Ini kekeringannya sudah dari pertengahan puasa. Udah gak ada airnya sama sekali. Sawahnya udah retak-retak semua," ujar Onda Gunawan (52), salah seorang petani saat ditemui, Senin (24/6/2019).
Para petani terpaksa memanen padinya lebih awal.
Akibat dampak kekeringan itu, para petani terpaksa memanen padinya lebih awal karena khawatir akan mengalami gagal panen. "Ini juga sebetulnya belum waktunya panen, harusnya 2 (dua) minggu atau maksimal sebulan lagi. Tapi kepaksa panen dini, takut lebih parah. Yang penting selamat padinya," katanya.
Total lahan sawah yang terdapat di sekitar RW 16 ada sekitar 15 hektare yang digarap sekitar 20 petani. Dari jumlah tersebut, jumlah padi yang bisa diselamatkan lewat panen dini atau puso itu hanya 10 hektare. Sedangkan sisanya terancam gagal panen sama sekali sekali.
"Iya sisanya itu kayanya gagal panen kalau masih belum ada hujan dalam waktu dekat ini," tandasnya.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Bandung, Tony Agus Wijaya mengungkapkan, awal Juni ini sudah memasuki musim kemarau hingga Oktober mendatang. Puncak musim kemarau sendiri akan terjadi pada bulan Agustus mendatang yang diprediksi tidak akan turun hujan sama sekali.
Petani yang memanen lebih awal.
"Saat ini cuaca di dominasi cerah dan masih terdapat potensi hujan ringan di sore hari. Curah hujan secara bertahap akan berkurang. Musim hujan baru akan datang akhir Oktober nanti," jelas Tony.
Potensi bencana yang mungkin terjadi selama musim kemarau ini yakni kekeringan dan kebakaran. Kebakaran bisa diperparah dengan kondisi hembusan angin yang kencang selama kemarau.
"Angin masih normal kalau untuk sekarang, tapi kecepatan mulai meningkat. Kebakaran meningkat potensinya di musim kemarau. Apalagi potensi kekeringan di puncak musim kemarau sangat tinggi," tandasnya.