Selasa, 15 Juni 2021 13:50

Satgas Covid-19 Jaga Ketat RW Zona Merah

Reporter : Bubun Munawar
Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana
Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana [limawaktu.id]

Limawaktu.id,- Perkembangan kasus virus korona di Kota Cimahi semakin mengerikan. Terjadi penambahan yang luar biasa dalam tiga pekan terakhir. Tepatnya setelah lebaran.

"Dengan kondisi saat ini, bukan hanya di Cimahi. Bahwa kondisi Covid sedang naik sehingga saya harapkan tolong dispilin pribadi ditingkatkan. Jangan merasa tidak ada covid," imbuh Ngatiyana, dalam siaran pers yang diterima Limawaktu.id, Selasa (15/6/2021).

Rencananya, pihaknya bakal penutupan akses masuk ke wilayah RW yang masuk zona merah penularan Covid-19 untuk meminimalisir penularan virus korona. Rencananya RW yang masuk zona merah dijaga ketat petugas.

"Jadi kita akan perketat lagi. RW yang merah jalannya ditutup, hanya satu pintu dijaga Satgas Kelurahan," ujar Ngatiyana.

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi, hingga Sabtu (12/6/2021), dari total 312 RW di Kota Cimahi, tidak ada satupun RW yang masuk zona merah.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Pusat memasukan Kota Cimahi ke dalam daftar daerah yang kian mengkhawatirkan ihwal kasus Covid-19. Ada 9 kabupaten Kota yang lonjakan kasus Covid-19-nya semakin mengkhawatirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi drg Pratiwi tak menampik akan kondisi tersebut. Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cimahi memang akhir-akhir ini kian mengkhawatirkan.

"Ya, mengkhawatirkan. Sehari ada 30-40 tambahan kasus," ujarnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, kasus di Kota Cimahi naik hingga 250 persen dalam tiga pekan terakhir setelah Idul Fitri. Sementara Bed Occupancy Rata (BOR) sudah mencapai 76 persen lebih.

Baca Lainnya