Senin, 28 Oktober 2019 10:34

Sarimukti Bakal Ditutup, Pemkab KBB Siapkan TPAS Intern

Reporter : Fery Bangkit 
TPAS Sarimukti KBB
TPAS Sarimukti KBB [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengatakan, tahun 2021 pihaknya harus sudah memiliki Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) interen.

Hal itu harus direncanakan mengingat tahun 2023 pembuangan sampah tak lagi ke TPAS Sarimukti, KBB, melainkan dialihkan ke TPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung. "Karena nanti sampah di KBB sudah tidak mungkin lagi dibuang ke Sarimukti, makanya pemkab harus segera menyediakan lahan untuk TPSA (pengganti)," Kepala UPT Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup  KBB, Rudi Huntadi, Senin (28/10/2019).

Setiap harinya, sampah yang diangkut dari KBB ke TPAS Sarimukti mencapai 140-145 ton per hari. Namun, jika sudah dipindahkan ke Legoknangka nanti, kemungkinan jumlah yang akan diangkutnya hanya 70 ton per hari.

Hal itu bukan tanpa alasan mengingat tingginya biaya operasional yang harus dikeluarkan. "Pasti biaya operasional besar, karena biaya pengangkutan saja Rp 380 ribu per ton. Nanti dikalikan saja 75 ton sampah yang akan dibuang ke TPA Legoknangka," ungkap Rudi.

Untuk membuang sisa sampah itu, lanjut dia, jelas harus ada solusi. Termasuk pembuatan TPAS intern. Permasalahan itu sudah disampaikannya kepada Anggota DPRD KBB Komisi III.

"Anggaran penyedian lahan, tidak mungkin dilakukan pada tahun 2020 karena anggaran itu sudah masuk, tapi padah tahun 2021 sudah harus ada progres," ucap Rudi. 

Baca Lainnya