Senin, 10 Januari 2022 21:49

Ruas Cileunyi-Rancakalong Cisumdawu Siap Beroperasi Akhir Januari 2022

Reporter : Iman Nurdin
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, Senin (10/1/2022).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, Senin (10/1/2022). [Dok Humas Provinsi Jabar]

Kabupaten Sumedang (limawaktu.id)- Proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) akan dapat beroperasi pada akhir Januari 2022.  Jalan tol ini baru dapat  untuk seksi 1 ruas Cileunyi - Rancakalong.

Demikian kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi kepastian saat meninjau proyek tersebut di Kabupaten Sumedang, Senin (10/1/2022).   Pria yang kerap disapa  Emil ini meninjau bersama dengan istri, Atalia Praratya Ridwan Kamil menggunakan sepeda motor.

Jalan tol yang menghubungkan Bandung - Kertajati menuju Dawuan ini diakuinya mengalami progres pesat. Pengerjaannya terus dikebut, "Pengerjaan secara keseluruhan sampai saat ini di atas 90 persen. Bahkan akhir Januari ini, sebagian akan resmi dibuka untuk umum yaitu seksi 1," ucap  Emil dalam keterangannya di tol Cisumdawu.

Lebih lanjut  Emil mengatakan, secara keseluruhan ruas Tol Cisumdawu ditargetkan bisa beroperasi pada Juni 2022. Hal ini disebabkan sejumlah hal, di antaranya ada beberapa titik yang mengalami longsor, sehingga pengerjaan terganggu.

"Ada bencana sedikit berupa longsoran - longsoran yang harus diteliti ulang desainnya. Kini sedang ditangani," ujarnya.

Selain itu, lanjut Emil, masih ada beberapa pembebasan lahan yang harus diselesaikan. Terdapat beberapa titik yang bersifat perluasan, sehingga perlu ada tambahan lahan yang harus dibebaskan.

"Dari laporan kontraktor, hal ini dapat dituntaskan dan pada Juni 2022 sudah bisa beroperasi. Kita berharap yang penting keamanan terjamin, dan tahun ini bisa tembus sampai Kertajati," imbuhnya.

Menurut  Emil, tersambungnya jalan tol dari Bandung menuju Kertajati, Kabupaten Majalengka ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut. Apalagi jarak tempuh dari Bandung ke Kertajati hanya sekitar 40 menit.

"Kalau jalan tol ini sudah tembus Kertajati, seharusnya tidak ada alasan lagi Kertajati sepi karena jarak tembus dari Bandung ke sana cuma 40 menit," kata Kang Emil.

Pemulihan ekonomi
Dengan adanya Jalan Tol Cisumdawu, Provinsi Jawa Barat akan lebih optimistis dalam pemulihan ekonomi di tahun 2022. Hal ini mengingat terdapat pula infrastruktur lain yang akan diresmikan pada tahun ini seperti kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Inilah progres kemajuan. Kami ucapkan terima kasih pada Pak Jokowi dan Pak Menteri yang mendorong percepatan ini, sehingga ekonomi masyarakat Jawa Barat akan meningkat," ujarnya.

Menurut  Emil, ini tahun optimistis bagi kebangkitan ekonomi di 2022. Terdapat dua peristiwa besar, satu Tol Cisumdawu, dan kedua adalah kereta cepat Jakarta - Bandung.

Baca Lainnya

Topik Populer