Sabtu, 28 Mei 2022 16:42

PLATIOT 2022 Transformasikan Dunia Digital Kepada Smart Generation

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Animo pelajar Kota Cimahi untuk workshop internet of Think (IoT) Platiot 2022 yang digelar Cimahi Things ternyata cukup tinggi, buktinya kegiatan yang digelar di Cimahi  Technopark ini mampu menghadirkan 200 peserta dari 26 SMA dan SMK di Kota Cimahi.

“ Kita memperkenalkan bagaimana penguasaan dunia Digital dikalangan pelajar SMA maupun SMK di Kota Cimahi,” terang Ketua Pelaksana PLATIOT 2022, Muhammad Rawdoh, disela kegiatan , Sabtu (28/5/2022).

Dia berharap,  kedepan acara seperti bisa terus berlangsung  dan pesertanya semakin banyak, semakin semangat dan secara  cepat mengenalkan lebih jauh dan lebih  dalam lagi tentang teknolgi digital. Para pemuda juga diharapkan akan lebih banyak yang melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai even yang dilaksanakannya.

“Kami harapkan akan makin banyak pemuda-pemuda yang membuat even kemasyarakatan seperti ini,” jelasnya.  

Menanggapi kegiatan ini, Dosen Politeknik Negeri Bandung (Polban) Hepi Ludiyati mengungkapkan, dengan kegiatan ini diharapkan peserta bisa  menjadi pelaku-pelaku dunia digital dan mampu menjadi pelaku usaha mandiri  karena kegiatan ini bisa mengenalkan bagaimana caranya  mencerdaskan masyarakat, harapannya kegiatan ini tak hanya dilakukan  kali ini saja.

“Ini kegiatan yang keren saya kira harus terus dilakukan tak hanya ditempat ini saja,” paparnya.

Sedangkan Iqbal, salah seorang anggota Tunas Inti Indonesia Raya (Tidar) Kota Cimahi mengatakan, semoga Tidar bisa memberikan inspirasi kepada anak muda sehingga akan lebih melek lagi tentang dunia internet dan mampu menyongsong generasi emas 2045.

“Semoga Tidar juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

Disis lain, Manajer C Things yang juga Anggota DPRD Kota Cimahi Enil Fadahliza menyebutkan, siswa siswi yang saat ini duduk di SMA ataupun SMK pada Pemilu 2024  nanti sudah memiliki hak pilih di Pemilihan Umum.

“Menurut para dosen dan guru, anak anak yang saat ini duduk dibangku SMA disebut sebagai generasi yang anti dengan politik, sehingga kami khawatir akan makin banyak yang menjadi golput. Saya memperkenalkan dari Fraksi Gerindra agar mereka nanti bisa berpartisipasi dalam Pemilu. Sedangkan para panitia yang merupakan anggota Tidar akan  mampu merangkul para siswa SMA maupunSMK agar bisa melek internet, ” sebutnya.

Baca Lainnya