Limawaktu.id, LEMBANG — Para petani di Kecamatan Lembang sukses memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas keberagaman potensi pertanian yang mencapai 117 komoditas hortikultura . Penyerahan piagam penghargaan ini dilaksanakan dalam gelaran Farmers Funday yang diinisiasi langsung oleh para petani setempat, di Lapang Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kamis, 24 September 2026.
Pencapaian Rekor MURI ini menegaskan potensi besar pertanian Kecamatan Lembang—wilayah yang memiliki keterkaitan sejarah dengan keberadaan Gunung Sunda Purba (kini Gunung Tangkuban Parahu) . Rekor tersebut diraih berkat keberagaman komoditas lokal yang mencakup sayuran daun, sayuran buah, sayuran umbi, hingga sayuran batang
Selain penghargaan MURI yang diterima perwakilan petani, komoditas Pisang Lembang juga tercatat mengukir prestasi dengan meraih juara 3 di tingkat nasional
“Capaian ini diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan agribisnis hortikultura,” terang Koordinator PPL Lembang Jamaludin.
Menurutnya, kegiatan Farmer Funday dan syukuran ini murni lahir dari gagasan dan kebersamaan para petani Kecamatan Lembang . Walaupun produksi pertanian saat ini tertekan akibat kendala cuaca dan musim kemarau, semangat para petani untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, serta memanjatkan rasa syukur tetap sangat tinggi
“Ajang ini juga menjadi sarana bagi kelompok tani untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pertanian. “ kata Jamaludin.
Dia menjelaskan, Petani menilai program pemerintah pusat saat ini lebih berfokus pada tanaman pangan demi swasembada berkelanjutan, sehingga porsi perhatian terhadap sektor hortikultura dirasa berkurang. Para petani berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat kembali menghadirkan program dan dukungan langsung bagi petani hortikultura
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat Heru Budi Purnomo mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi penyelenggaran Falmers Fun Day di Kecamatan Lembang yang berhadil menorehkan prestasi dengan diraihnya Rekor MURI.
“Raihan Rekor MURI ini menjadi kado bagi para petani di Lembang ditengah Peringatan Hari Tani,” ungkapnya.
Sementara itu, menanggapi aspirasi dari para petani, Heru mengatakan, Seluruh aspirasi kelompok tani tersebut telah dicatat dan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku
“Usulan nantinya disalurkan melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lembang di Desa Ciputri baik kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dari BPP, usulan akan diteruskan secara berjenjang ke Pemerintah Kabupaten Baddung Barat, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait melalui tahapan perencanaan dan penganggaran,” pungkasnya.
.