Selasa, 14 Desember 2021 20:06

Petani Bawang Putih ‘Curhat’ ke Jokowi

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo [[email protected]]

Limawaktu.id,- Sejumlah petani curhat kepada Presisen Joko Widodo. Mereka mengaku enggan untuk menanam bawang putih karena harganya terpuruk akibat adanya impor saat masa panen tiba. Hal itu terungkap saat orang nomor satu di Indonesia tersebut melakukan kunjungan ke Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021).

Dalam dialog antara Jokowi dan petani, mereka mengeluhkan harga bawang putih yang terpusruk saat panen. Mendengar permasalahan tersebut, Jokowi langsung menelepon Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

“Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu,” kata Jokowi dikutip dari YouTube Setpres, Selasa (14/12/2021).

Mendapat telpon dari Jokowi, Mendag Luffi  langsung memberikan responya dan akan  mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan di lapangan.

Selain melakukan dialog dengan petani bawang putih, Jokowi juga mengunjungi Desa Bansari di Kabupaten Temanggung, untuk meresmikan embung yang telah selesai dibangun di Provinsi Jawa Tengah.

“ Inilah empat dari 66 embung yang kita bangun di tahun 2021,” sebutnya.

Dia menjelaskan, Embung Bansari di Kabupaten Temanggung memiliki kapasitas tampung 8,588 meter kubik dengan luas genangan 0,56 hektare dan dibangun dengan biaya Rp9,2 miliar. Embung Dukun di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 16.395 meter kubik dengan luas genangan 0,578 hektare dan dibangun dengan biaya Rp8,4 miliar.

Embung Pagergunung juga di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 7.500 meter kubik dengan luas genangan 0,32 hektare dan dibangun dengan biaya Rp4,2 miliar. Terakhir, Embung Tlogoguwo di Kabupaten Purworejo memiliki kapasitas tampung 15.775 meter kubik dengan luas genangan 0,573 hektare dan dibangun dengan biaya Rp11,6 miliar.

"Saya berharap keberadaan embung-embung ini memberikan manfaat nyata bagi produktivitas pertanian, penyediaan air baku, hingga potensi pariwisata bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Baca Lainnya