Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengapresiasi penyelenggaraan teater musikal dalam rangka memperingati Hari Teater Dunia 2026 yang digelar di GOR Sangkuriang, Sabtu (11/4/2026) malam. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga mencerminkan komitmen inklusivitas melalui kehadiran juru bahasa isyarat, sehingga dapat diakses oleh masyarakat tuli.
Kegiatan bertema “Cimahi Hepi Berekspresi” ini merupakan hasil kolaborasi antara Masyarakat Teater Cimahi (Masteci), aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Cimahi, serta Teater Tuli.
“Kami mengapresiasi terselenggaranya peringatan Hari Teater Dunia 2026 ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga menunjukkan komitmen inklusivitas melalui kehadiran juru bahasa isyarat, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat tuli,” ujar Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira.
Dalam keterangannya, Adhitia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, termasuk dalam sektor seni dan budaya. Keterlibatan ASN dalam pementasan bersama komunitas seni dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap ekosistem kreatif daerah.
Menurut Adhitia, kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas. Menurutnya, Cimahi memiliki potensi besar dalam pengembangan seni dan kreativitas yang perlu difasilitasi secara optimal.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar. Cimahi memiliki potensi besar dalam pengembangan kreativitas, khususnya di bidang seni pertunjukan,” katanya.
Pemerintah Kota Cimahi juga tengah merancang penyediaan ruang seni sebagai sarana ekspresi dan apresiasi bagi para pelaku seni. Selain memanfaatkan ruang publik seperti alun-alun dan bangunan ikonik kota, pemerintah berencana menghadirkan venue khusus yang representatif bagi komunitas seni.
Realisasi penyediaan sarana tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2030, seiring dengan program revitalisasi sejumlah titik strategis di Kota Cimahi, termasuk kawasan Sangkuriang. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Cimahi sebagai kota yang ramah terhadap pengembangan seni dan budaya.