Rabu, 7 September 2022 20:31

Pengumuman Anugerah Penyiaran 2022 Barengan Dimulai ASO

Reporter : Iman Nurdin
Ketua KPID Jabar DR Adiyana Slamet didampingi Pj Bupati Bekas Dani Ramdan memaparkan event Anugerah Penyiaran 2022 di Bekasi, Rabu (07/09/2022).i
Ketua KPID Jabar DR Adiyana Slamet didampingi Pj Bupati Bekas Dani Ramdan memaparkan event Anugerah Penyiaran 2022 di Bekasi, Rabu (07/09/2022).i [Iman Nurdin]

Bekasi (limawaktu.id),-  Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat kembali menggelar  Anugerah Penyiaran ke-15 tahun 2022. Perhelatan tahunan ini bertepatan dengan berlakunya televisi digital (Analog Switch Off/ASO) di Indonesia yakni pada 2 November 2022 di Bekasi.

“Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-15 ini merupakan bentuk apresiasi KPID Jawa Barat terhadap 437 lembaga penyiaran di Jawa Barat yang telah turut menjaga mata dan telinga masyarakat Jawa Barat melalui program siaran yang sehat, informatif dan edukatif,” kata Ketua KPID Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet dalam zoom meeting di Bekasi,  Rabu (7/9/2022).

Dalam kesempatan tersebur, hadir pula Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Provinsi Jawa Barat, Pj. Bupati Bekasi Dr. H Dani Ramdan MT yang juga dihadiri lembaga penyiaran seluruh Jawa Barat dan media melalui saluran zoom.

Adiyana menambahkan Pada Anugerah Penyiaran kali ini mengambil tema “Penyiaran Bangkit untuk Jabar Juara Lahir Batin” dengan tagline “Jabar Ambreg Digital”. Tema dan tagline itu dipilih guna merepresentasikan semangat kebangkitan industri penyiaran pasca pandemi yang turut mendorong kebangkitan ekonomi di Jawa Barat melalui upaya kolaboratif di era penyiaran digital.

Bupati Bekasi Dani Ramdan menyatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapat kehormatan sebagai tuan rumah dan mendukung penuh pelaksanaan Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke 15.

“Kabupaten Bekasi dipilih karena merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat yang turut menjadi penyangga ibukota dan merepresentasikan semangat kebangkitan industri penyiaran, karenanya pula Kabupaten Bekasi siap mensupport agenda-agenda strategis penyiaran di Jawa Barat,” kata Dani Ramdan.

Dani menambahkan, malam Anugerah Penyiaran ke-15 yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 November 2022 yang juga bertepatan dengan pelaksanaan Analog Switch Off ini sebagai amanat UU No 11 Tahun 2020 pasal 60A bahwa Indonesia harus bermigrasi dari TV Analog ke TV Digital. Jadi tagline “Ambreg Digital” dalam Bahasa Sunda maksudnya adalah datang bersamaan waktunya dengan era penyiaran digital.

Sedangkan Kadiskominfo Jawa Barat yang diwakili Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Faiz Rahman juga menyampaikan dukungannya betapa pentingnya anugerah penyiaran ini sebagai tanda bahwa Jabar siap melaksanakan siaran televisi digital.  Di samping itu, 437 lembaga penyiaran di Jawa Barat adalah sebuah kekuatan luar biasa untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.

22 Kategori Penghargaan

Ketua Panitia Jalu Pradhono Priambodo menjelaskan, ada 22 Kategori yang akan diberikan penghargaan, meliputi penghargaan bagi program siaran radio, penghargaan bagi program siaran televisi, penghargaan umum, penyiar dan presenter favorit, duta penyiaran Jawa Barat serta lifetime achievement.

“Kategori terbaru untuk program siaran radio dan televisi adalah program siaran religi, sebagai bentuk apresiasi bagi lembaga penyiaran yang turut mempromosikan siaran keagamaan yang sejuk dan edukatif,” kata Jalu.

Ia menambahkan bahwa kategori terbaru bagi lembaga penyiaran adalah lembaga penyiaran kolaboratif, lembaga penyiaran ramah disabilitas dan lembaga penyiaran teladan. Lembaga penyiaran kolaboratif merupakan penghargaan bagi lembaga penyiaran yang memiliki program-program dengan komunitas.

Lembaga penyiaran ramah disabilitas merupakan penghargaan bagi lembaga penyiaran yang peduli dengan disabilitas baik dalam penyediaan fasilitas di studio, melibatkan disabilitas sebagai pekerja, narasumber maupun program siaran bagi disabilitas. Lembaga Penyiaran Teladan merupakan penghargaan bagi lembaga penyiaran yang taat terhadap P3SPSP serta aktif dalam kegiatan bersama KPID Jawa Barat.

Pada tahun ini KPID Jawa Barat juga melanjutkan tradisi pelibatan masyarakat melalui voting terhadap penyiaran dan presenter favorit, penyelenggaraan pasanggiri duta penyiaran bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, serta penghargaan bagi masyarakat peduli penyiaran.

Baca Lainnya