Limawaktu.id, Kota Cimahi - Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan literasi digital dalam pengelolaan Media Sosial pemerintah daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi PIC Pengelola Media Sosial Perangkat Daerah Tahun 2025, belum lama ini.
Menurut Ngatiyana, rapat koordinasi pengelola media sosial bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi antarpengelola agar arus informasi positif seperti capaian kinerja dan hasil pembangunan dapat tersampaikan dengan baik.
“ Pengelolaan konten yang optimal dapat memaksimalkan distribusi informasi publik sekaligus meminimalisir penyebaran hoaks di ruang digital,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, Achmad Saefulloh, menekankan pentingnya pengelolaan media sosial pemerintah daerah secara strategis di era keterbukaan informasi publik.
“Dulu, rilis pers, papan pengumuman, atau siaran radio cukup menjadi saluran utama. Hari ini, lebih dari 71% warga usia produktif mengakses informasi pemerintah pertama kali melalui media sosia,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini turut dirangkaikan dengan sesi pemaparan materi yang menghadirkan dua narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi. Ketiganya membawakan materi yang membahas strategi optimalisasi media sosial, pembuatan konten menarik di media sosial, serta mengenal algoritma media sosial.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, turut memberikan arahan kepada para pengelola media sosial perangkat daerah agar terus meningkatkan kolaborasi dalam penyebaran informasi publik.