Jumat, 3 September 2021 17:44

Penerapan Prokes di Pasar Atas Baru jadi Bahan Kuliah Mahasiswa Singapura

Reporter : Bubun Munawar
Kepala disdagkoperin menghadiri perkuliahan mahasiswa National University of Singapore secara zoom meeting ,Kamis (2/9/2021)
Kepala disdagkoperin menghadiri perkuliahan mahasiswa National University of Singapore secara zoom meeting ,Kamis (2/9/2021) [Istimewa]

Limawaktu.id,- Pasar Atas Baru (PAB) menjadi salah satu model pasar tradisional yang menerapkan protokoler kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Hal itu menjadi daya Tarik para mahasiswa Singapura, khususnya National University of Singapore untuk membahasanya dalam kegiatan Zoom Meeting.

Pantauan dilapangan menunjukan, selain mewajibkan mengenakan masker kepada pedagang dan pengunjung, pengecekan suhu tubuh, juga disediakan alat cuci tangan di setiap sudut pasar yang dilalui pengunjung.

Kegiatan perkuliahan dengan Mahasiswa National University of Singapore secara zoom meeting itu dipandu oleh Lik Gayantini Ari Sociopreneur/Business Mentor,  pada Kamis (2/9/2021).

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Dadan Darmawan, pihaknya merasa terbantu dengan PAB yang  dijadikan model percontohan pasar yang menerapkan prokes ketat Covid-19 secara konsisten.

 “Hal ini menjadikan bagian dari  promosi PAB konsisten menerapkan prokes Covid-19,” katanya.

Dikatakannya, model percontohan menjadi bagian dari sosialisai kepada masyarakat agar jangan khawatir berbelanja ke pasar yang kerap disebut sebagai salah satu tempat penyebaran Covid-19.

“Dengan sosialisasi seperti ini akan meningkatkan minat masyarakat belanja ke pasar di tengah Covid-19, ” jelasnya.

Baca Lainnya