Selasa, 29 Juni 2021 14:27

Pendapatan Balai Benih Ikan Merosot

Reporter : Bubun Munawar
Pegawai Balai Benih Ikan sedang memberikan pakan
Pegawai Balai Benih Ikan sedang memberikan pakan [net]

Limawaktu.id,- Pandemi yang masih melanda saat ini sangat berdampak terhadap kegiatan masyarakat maupun pemerintahan. Seperti yang dialami oleh Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemkot Cimahi.

Kepala Balai Benih Ikan (BBI) Heri Herdiana mengungkapkan, pandemi yang saat ini masih berlangsung dampaknya dirasakan seain oleh masyarakat juga OPD yang dia pimpin saat ini. Pada 2019 lalu pendapatan BBI bisa mencapai Rp 50 Juta, namun seiring terjadinya pandemic, pada 2020 lalu hanya mampu meraih pendapatan Rp 32 saja.

“Pendapatanpun turun dari Rp 50 Juta hanya 32 juta pada 2020 kemarin,” sebutnya, Selasa (29/6/2021).

Menurut Heri, diawal 2021 ini pihaknya menaikan target pendapatan sekitar Rp 50 juta, tetapi kondisi kasusu Covid-19 bukannya membaik malahan cenderung terjadi peningkatan kasus, sehingga pihaknya memprediksi raihan pendapatan Rp. 50 juta tersebut pesimis terealisasi.

Dikatakannya, peminat ikan bukan hanya warga lokal saja, tapi juga banyak warga luar negeri yang menyukai ikan yang  dibudiyakan oleh UPTD BBIAT, terutama ikan koridoras.

 "Untuk ikan koridoras suka ada permintaan dari eksportir. Kita tidak langsung ekspor, tapi melalui eksportir," ungkapnya.

 Menurut Heri, PAD dari sektor jasa usaha benih ikan didapat dari penjualan ikan konsumsi dan ikan hias yang mulai digarap sejak tahun 2018.

Yang paling banyak peminatnya adalah ikan nila dan lele, karena daya tahannya, serta pemeliharaannya lebih mudah, dan pakannya juga tidak terlalu repot," sebutnya

 

 

Baca Lainnya

Topik Populer