Kamis, 28 Desember 2017 10:38

Pencarian Korban Tenggelam di Cirata Dihentikan

Tim SAR gabungan pencarian korban tenggelam di Danau Cirata
Tim SAR gabungan pencarian korban tenggelam di Danau Cirata [limawaktu]

Limawaktu.id, - Kepala Basarnas Jawa Barat S Riyadi menyatakan pencarian korban tenggelam di Danau Cirata telah ditutup di hari Ketujuh, hal ini dilakukan sesuai dengan Undang Undang No 29 tahun 2014 dengan SOP yang diterapkan selama tujuh hari maka pencarian pun dihentikan.

"Meskipun keenam korban belum ditemukan, tapi kami harus menutup Ops ini," kata Riyadi saat diwawancara, Rabu (27/12/2017).

Dia pun mengungkapkan, meskipun telah di hentikan, tapi pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan apabila ada tanda-tanda adanya korban, maka Ops SAR dapat dibuka kembali. Menurutnya, selama Ops Tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga lebih dari radius 3 KM, dengan cara penyelaman, menggunakan Jangkar, memindahkan keramba, Membuat arus, menggunakan ROV hingga penyisiran menggunakan Perahu. "Kami sudah melakukan segala cara, namun hasil nihil," ujarnya.

Sementara itu, Kaden C pelopor Brimob Polda Jabar, AKBP Widodo menerangkan, hambatan pada saat pencarian para korban, yakni kepekatan air yang tinggi sehingga jarak pandang didalam air pada kedalaman lebih dari 10 meter 0, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelaman. "Sehingga, setelah dianalisa, kemungkinan besar para korban tersangkut jaring apung didalam air," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, kedalaman Danau Cirata terpantau dikoordinata sedalam 70 meter lebih. Serta, pada saat korban tenggelam menggunakan perahu dengan berbahan fiber, sehingga pada saat perahu terbalik maka langsung tenggelam kedasar Danau.

"Pencarian dihentikan, tapi kami akan terus melakukan pemantauan dilokasi kejadian hingga ke bendungan," paparnya. (lie)

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Hadduuuh

28 Desember 2017 8:45 Balas