Selasa, 9 April 2024 3:55

Pemprov Jabar Berikan Santunan Korban Kecelakaan di Tol Cikampek

Penulis : Wawan Gunawan
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memantau situasi arus mudik di di kawasan Simpang Tol Padalarang di Kabupaten Bandung Barat., Senin (8/4/2024)
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memantau situasi arus mudik di di kawasan Simpang Tol Padalarang di Kabupaten Bandung Barat., Senin (8/4/2024) [Humas Jabar]

Limawaktu.id, Karawang - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan santunan pada korban tewas kecelakaan maut di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek. Mobil jenazah juga akan disediakan untuk mengantar korban tewas kecelakaan ke daerah masing-masing.

"Nanti setelah ada proses, dipastikan dulu. Nanti kami pasti ada santunan untuk mereka yg meninggal dunia," kata Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin dikutip CNN Indonesia, di RSUD Karawang, Jawa Barat, Senin (8/4/2024).

Selain itu korban meninggal dunia dan luka juga akan mendapat santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta untuk korban meninggal dunia dan Rp20 juta untuk korban luka.

"Ada 12 korban, 7 laki dan 5 perempuan. Identifikasi lengkap sedang dilakukan oleh DVI," kata Bey.

Setelah melakukan peninjaun ke RSUD Karawang, Bey Machmudin memantau situasi arus mudik di di kawasan Simpang Tol Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.

Bey Machmudin mengapresiasi upaya mitigasi arus mudik yang dilakukan berbagai pihak mulai dari kepolisian, dinas perhubungan, dan unsur lainnya yang terlibat sehingga kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar.

Ia juga senang atas tersedianya berbagai sarana dan fasilitas yang dapat diandalkan pemudik untuk beristirahat di tengah lelah perjalanan. Apalagi hari ini masih dalam kondisi berpuasa.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan,  Penjabat Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Polres Cimahi bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang bisa memitigasi situasi sehingga masyarakat dapat mudik aman.

Fasilitas yang tersedia di Pos Mudik Padalarang, di antaranya musala, area istirahat, dan kursi pijat refleksi. Sejumlah perangkat kerja seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, BNPB, Satpol PP, relawan Pramuka, dan unsur lainnya turut bersiaga di Posko Terpadu Padalarang.

"Di sini lengkap, ada masyarakat yang kelelahan kita berikan penanganan awal. Jadi pemudik jangan memaksakan kalau lelah bisa singgah di posko," ujar Aldi.

"Bagi pemudik yang melintas silahkan istirahat di sini banyak tempat yang bisa dimanfaatkan antara lain musala, dan tempat istirahat," tambahnya.

Aldi mengungkapkan, arus lalu lintas pada H-2 di arteri Padalarang terpantau ramai lancar. Volume kendaraan diperkirakan meningkat sekitar 30 persen dari hari biasa. Pun begitu, petugas tetap siaga mengantisipasi di ruas-ruas arteri di Padalarang.

Di samping itu, Aldi menyebut, pihaknya juga mengantisipasi kawasan wisata Lembang. Titik tersebut biasanya mengalami kepadatan pasca Lebaran.

Biasanya, sebagian besar keluarga memanfaatkan waktu libur untuk berwisata. Titik lainnya yang turut diantisipasi, yakni rest area KM 125 Tol Cipularang di saat arus balik Lebaran.

"Pemudik melintas dari malam Minggu sampai hari ini. Alhamdulillah kita bisa mengurai dan memitigasi. Memang sempat ada kepadatan di Kota Cimahi karena masyarakat berbondong- bondong  memenuhi kebutuhan Idulfitri seperti baju, bahan pangan, dan lain sebagainya," ucap Aldi

Baca Lainnya