Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyerahkan bantuan satu unit rumah layak huni kepada Siti Nurjanah, warga RW 11, Kelurahan Cibabat pada Rabu (14/10/2026
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyerahkan bantuan satu unit rumah layak huni kepada Siti Nurjanah, warga RW 11, Kelurahan Cibabat pada Rabu (14/10/2026 [Istimewa]
News

Pemkot Cimahi Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Korban Longsor

Limawaktu.id, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan bantuan satu unit rumah layak huni kepada Siti Nurjanah, warga RW 11, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pada Rabu (14/10/2026). Bantuan ini diberikan menyusul musibah tanah longsor yang mengakibatkan rumah lama Siti mengalami kerusakan berat dan tidak dapat ditempati kembali.

Pembangunan hunian pengganti tersebut direalisasikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi. Langkah ini diambil sebagai wujud penanganan cepat dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam. Saat ini, proses konstruksi telah rampung sepenuhnya dan bangunan siap dihunikan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut sehingga keluarga terdampak dapat segera memiliki kediaman yang permanen. Ia berharap hunian baru ini mampu memberikan kenyamanan serta membawa kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat.

“Alhamdulillah rumahnya sudah jadi dan bisa ditempati. Mudah-mudahan bermanfaat, bisa bahagia, rezekinya banyak, dan diberikan kesehatan untuk Ibu Siti,” ujar Ngatiyana di sela-sela acara penyerahan.

Ngatiyana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Penanganan terhadap warga terdampak pascabencana dinilai krusial agar mereka dapat segera memulihkan kondisi ekonomi dan sosial, serta kembali menjalani kehidupan secara layak.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bantuan ini tidak sekadar berupa fisik bangunan, melainkan bagian dari program pemulihan psikologis dan sosial keluarga setelah menghadapi trauma bencana. Ia berharap hunian yang berdiri di atas lahan seluas 40 meter persegi dengan luas bangunan 16 meter persegi ini dapat menjadi awal yang baru dan lebih aman bagi keluarga Siti Nurjanah.

Sebelum mendapatkan bantuan rumah operasional ini, Siti beserta keluarganya harus mengungsi dan tinggal sementara di rumah susun (rusun) setempat karena kehilangan tempat bernaung.

Pada kesempatan yang sama, Siti Nurjanah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Cimahi dan seluruh jajaran instansi terkait. Baginya, bantuan rumah layak huni ini menjadi angin segar dan harapan baru setelah melewati masa-masa sulit pascabencana.

“Kerusakan berat yang dialami rumah saya menjadi ujian tersendiri bagi saya dan keluarga. Namun, bantuan ini memberikan harapan baru bagi kami untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tutur Siti.

Ia juga berharap perhatian dan program respons cepat dari pemerintah daerah seperti ini dapat terus konsisten berjalan, khususnya dalam menyasar masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan akibat dampak bencana alam.

Baca Lainnya