Rapat Koordinasi Persiapan SE2026 yang dihadiri oleh unsur BPS dan OPD di lingkungan Kota Cimahi, di Aula Gedung B, belum lama ini.
BPS Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Persiapan SE2026 yang dihadiri oleh unsur BPS dan OPD di lingkungan Kota Cimahi, di Aula Gedung B, belum lama ini. [Diskominfo Kota Cimahi]
News

Pemkot Cimahi Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi menyatakan dukungan penuh atas rencana Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyelenggarakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 pada Bulan Mei hingga Juli 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana saat pelaksanaan Rapat Koordinasi Persiapan SE2026 yang dihadiri oleh unsur BPS dan OPD di lingkungan Kota Cimahi, di Aula Gedung B, belum lama ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara BPS dengan perangkat daerah dalam menyukseskan kegiatan SE2026 yang akan dilaksanakan Mei-Juli nanti.

“Pemerintah Kota Cimahi menegaskan dukungan penuh dalam kegiatan SE2026 melalui penandatanganan Komitmen Dukungan demi terwujudnya data usaha yang akurat dan berkualitas untuk pembangunan Kota Cimahi,” terang Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana.

Siaran pers BPS menyebutkan, SE2026 bertujuan menyediakan data dasar yang komprehensif mengenai seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian. Hal itu akan menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan ekonomi, perencanaan pembangunan, serta penguatan daya saing nasional.

Sekretaris Utama BPS Zulkipli menjelaskan, Sensus Ekonomi menyasar perusahaan dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Ia menyebut sensus ini akan menghasilkan gambaran terbaru perkembangan perusahaan di Tanah Air yang sebagian belum tertangkap pada sensus ekonomi 10 tahun lalu.

“Setelah covid-19 lalu terjadi perubahan-perubahan terkait dengan kondisi ekonomi yang ada di Indonesia. Kita akan mengetahui dari level yang terkecil sampai dengan level yang terbesar terkait perkembangan ekonomi yang sekarang terjadi,” ujarnya di sela-sela acara Kick Off Publisitas Sensus Ekonomi 2026 di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia mencontohkan dari sensus ini akan didapati data-data yang terkait dengan karakteristik perusahaan, profil perusahaan, hingga bagaimana perkembangan yang dilakukan oleh perusahaan itu. 

“Kemudian kita akan menanyakan aktivitas dari konsepnya seperti apa, sehingga kita juga nanti akan bisa melihat margin yang kita dapatkan dari perkembangan perusahaan. Kemudian akan ada pertanyaan terkait dengan ekonomi hijau,” ujar Zulkipli.

Menurutnya, akan banyak pembaharuan dibandingkan sensus 10 tahun yang lalu. Misalnya terkait ekonomi digital.

“Sekarang aktivitas online saja, perdagangan secara online, itu kan banyak tidak terlacak, nanti kita akan coba melacak. Kemudian industri digital, Youtuber, di rumah-rumah banyak aktivitas ekonomi, itu pada 2016 tidak ada. Perubahan-perubahan ini penting untuk kita ketahui, untuk kita nantinya ke depannya mau bagaimana 10 tahun ke depan,” paparnya

 

Baca Lainnya