Sabtu, 22 Desember 2018 12:18

Pembukaan Festival Pemuda Rp 200 Juta di Cimahi Sepi Pengunjung

Reporter : Fery Bangkit 
 'Festival Pemuda 2018' di Alun-alun Kota Cimahi, Sabtu (22/11/2018).
'Festival Pemuda 2018' di Alun-alun Kota Cimahi, Sabtu (22/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menggelar 'Festival Pemuda 2018' di Alun-alun Kota Cimahi, Sabtu (22/11/2018).

Festival yang digelar untuk kedua kalinya ini dibuka langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, acara dibuka sekitar pukul 10.00 WIB atau molor dari jadwal semula, yang rencananya dibuka pukul 08.30 WIB.

Namun, ajang yang katanya diperuntukan bagi para pemuda Kota Cimahi itu seperti tak terlalu diminati. Pasalnya, yang terlihat di lokasi saat pembukaan saja, dari sekitar 200 kursi yang disediakan panitia, masih ada puluhan kursi yang kosong. 

Rifa Muhammad Radan (16), salah seorang peserta menuturkan, ia diundang oleh panitia untuk menghadiri acara itu. Terlebih lagi, ia bersama kelompok pemudanya mengikuti lomba jambore pemuda sebelumnya. Saat ditanya perihal acaranya, menurutnya biasa saja.

"Iya diundang panitia, sekalian pembagian sertifikat. Acaranya mah biasa aja," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja mengakui, awalnya acara kepemudaan ini akan digelar saat moment Hari Sumpah Pemuda, Oktober lalu. Namun, dengan dalih saat itu banyak kegiatan dinas, akhirnya kegiatan itu baru dilaksanakan akhir tahun.

Pernyataan Budi pun seperti menimbulkan spekulasi bahwa kegiatan ini terkesan dipaksakan untuk menyerap anggaran. Anggaran yang dihabiskan untuk acara festival pemuda ini diakuinya mencapai sekitar Rp 200 juta.

"Tadinya memang festival pemuda ini dikatikan dengan Sumpah Pemuda. Hanya karena memang di dinas bulan Oktober cukup banyak aktifitas sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini," bebernya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer